Penegakan Hukum Pidana Terhadap Korporasi Pelaku Tindak Pidana Pembuangan Limbah Industri Yang Mengakibatkan Pencemaran Lingkungan Hidup Di Indonesia

  • Wan Fathiriansyah Universitas Dr. Soetomo Surabaya
  • Dudik Djaja Sidarta Universitas Dr. Soetomo Surabaya
  • Moh Taufik Universitas Dr. Soetomo Surabaya
  • Hartoyo Hartoyo Universitas Dr. Soetomo Surabaya

Keywords

Environmental Criminal Law, Corporate Criminal Liability, Industrial Waste, Environmental Pollution, Law Enforce

Abstract

This study aims to analyze the legal framework governing corporate criminal liability and the mechanisms of criminal law enforcement against corporations responsible for industrial waste disposal that causes environmental pollution in Indonesia. A healthy environment is a constitutional right of every citizen as stipulated in Article 28H paragraph (1) of the 1945 Constitution of the Republic of Indonesia. However, the rapid development of the industrial sector is often accompanied by illegal waste disposal practices that result in significant ecological, social, and economic losses. This study employs a normative juridical method using a statutory approach and a conceptual approach. The findings indicate that the legal framework governing corporate criminal liability in Indonesia has a comprehensive normative basis through Law Number 32 of 2009 concerning Environmental Protection and Management, as amended by Law Number 6 of 2023, and supported by Supreme Court Regulation Number 13 of 2016. Normatively, corporations are recognized as subjects of criminal law that may be held criminally liable and subjected to sanctions in the form of fines and additional penalties aimed at restoring environmental functions. Nevertheless, the implementation of criminal law enforcement against corporations continues to face serious obstacles, including the complexity of proving corporate fault, the limited capacity of law enforcement officials in establishing scientific evidence, and the tendency of law enforcement authorities to prioritize prosecution of individual corporate managers rather than the corporate legal entity itself. In conclusion, effective law enforcement requires optimization through strengthening law enforcement capacity, improving inter-agency coordination, and consistently imposing sanctions on corporations to create a deterrent effect and ensure environmental sustainability in Indonesia.

References

Ananda Sahrul, F. (2023). Penerapan Sanksi Administrasi Terhadap Pelanggaran Baku Mutu Air Limbah Sebagai Instrumen Penanggulangan Kerusakan Lingkungan Hidup. Mandalika Law Journal, 1(1), 40–52. https://doi.org/10.59613/mlj.v1i1.1546

Anung, I., Fatma, W., & Najicha, U. (2021). Penerapan Asas Ultimum Remedium dalam Penegakan Hukum di Bidang Lingkungan Hidup. Jurnal Pagaruyuang, 5(1). https://jurnal.umsb.ac.id/index.php/pagaruyuang

Bustomi, Y., & Pahlevi, R. (2022). Konstruksi Asas Peraturan Daerah Kota Madiun tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. Jurnal Hukum Magnum Opus.

Herlina, N., & Duana, R. (2022). Penegakan Hukum Lingkungan Melalui Upaya Hukum Non Penal Menurut Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. Jurnal Ilmiah Galuh Justisi.

Muslim. (2020). Asas Primum Remedium dalam Penegakan Hukum Pidana di Bidang Lingkungan Hidup. Eksekusi.

Nurdin, M. (2017). Peranan Penyidik dalam Penegakan Hukum terhadap Pelanggaran Tindak Pidana Lingkungan Hidup. Jurnal Hukum Samudra Keadilan, 12(2).

Puspita, L. (2024). Optimalisasi Penegakan Hukum Pidana di Bidang Lingkungan Hidup Melalui Prinsip Primum Remedium.

Rachmat, N. A. (2022). Hukum Pidana Lingkungan di Indonesia Berdasarkan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. Ikatan Penulis Mahasiswa Hukum Indonesia Law Journal, 2(2), 188–209. https://doi.org/10.15294/ipmhi.v2i2.53737

Soekanto, Soerjono. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Penegakan Hukum. Jakarta: Rajawali Pers.

Friedman, Lawrence M. The Legal System: A Social Science Perspective. New York: Russell Sage Foundation, 1975.

Otto, Jan Michiel. Shifting the Boundaries: Essays on Law and Governance. Leiden: Leiden University Press.

Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana.

Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.

Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Penetapan Perppu Nomor 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja menjadi Undang-Undang.

Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1981 tentang Hukum Acara Pidana.

Peraturan Pemerintah Nomor 22 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.

Peraturan Mahkamah Agung Nomor 13 Tahun 2016 tentang Tata Cara Penanganan Perkara Tindak Pidana oleh Korporasi.

2026-09-05