ANALISIS PENGARUH TINGKAT INFLASI DAN HARGA EMAS TERHADAP PENYALURAN PEMBIAYAAN GADAI EMAS PT PEGADAIAN (PERSERO) DI KOTA KUPANG
Keywords:
Tingkat Inflasi, Harga Emas, Pembiayaan GadaiAbstract
Pegadaian adalah salah satu lembaga keuangan yang banyak menjadi pilihan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan dana jangka pendek melalui layanan gadai khususnya gadai emas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tingkat inflasi dan harga emas terhadap pembiayaan gadai emas PT.Pegadaian (Persero) di Kota Kupang. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif. Pengujian hipotesis menggunakan analisis regresi linier berganda dan pengujian asumsi klasik. .Data yang digunakan adalah data time series tahun 2024-2025 dengan periode bulanan. Hasil analisis menunjukan bahwa secara persial tingkat inflasi tidak berpengaruh signifikan terhadap pembiayaan gadai emas, sedangkan harga emas berpengaruh signifikan terhadap pembiayaan gadai emas. Secara simultan variabel tingkat inflasi dan harga emas berpengaruh terhadap pembiayaan gadai emas PT.Pegadaian (Persero) Kota Kupang dengan koefesien determinasi (R2) sebesar 50,7%.
References
Andini, R., Prasetyo, A., & Hidayat, M. (2023). Analisis tingkat inflasi dan fluktuasi harga emas terhadap pembiayaan gadai emas (Studi kasus pada Bank Syariah Indonesia KC Bogor Cibinong periode 2021–2023). Jurnal Ekonomi Syariah dan Perbankan, 9(1), 55–70.
Aulia, R., & Setiawan, A. (2020). Pengaruh pendapatan pegadaian, tingkat NPL, tingkat inflasi, dan harga emas terhadap penyaluran pembiayaan gadai rahn pada Pegadaian Syariah. Jurnal Ekonomi dan Keuangan Syariah, 4(2), 115–128.
Bank Indonesia. (2021). Inflasi: Pengertian, penyebab, dan dampaknya. Bank Indonesia.
Devi, R., & Aviyanti, S. (2023). Pengaruh pendapatan pegadaian, jumlah nasabah, harga emas, dan inflasi terhadap penyaluran pembiayaan rahn. Jurnal Ekonomi Syariah dan Keuangan Islam, 7(2), 132–148.
Djami, A., Rahman, F., & Latuconsina, H. (2022). Pengaruh jumlah nasabah, harga emas, dan inflasi terhadap penyaluran pembiayaan gadai di PT Pegadaian (Persero) Kota Ambon dengan Ordinary Least Square (OLS). Jurnal Ekonomi dan Bisnis, 10(2), 87–102.
Fadli, M., & Devia, R. (2023). Analisis pengukuran inflasi dan implikasinya terhadap perekonomian. Jurnal Ekonomi dan Pembangunan, 12(1), 45–58.
Ghozali, I. (2021). Aplikasi analisis multivariate dengan program IBM SPSS 26 (10th ed.). Badan Penerbit Universitas Diponegoro.
Machali, I. (2021). Metode penelitian kuantitatif: Panduan praktis merencanakan, melaksanakan, dan analisis dalam penelitian kuantitatif. Program Studi Manajemen Pendidikan Islam (MPI) UIN Sunan Kalijaga.
Maheny, R., Pratama, D., & Lestari, S. (2020). Pengaruh tingkat inflasi dan harga emas terhadap pembiayaan rahn di Bank Syariah Mandiri tahun 2015–2019. Jurnal Perbankan Syariah Indonesia, 3(1), 45–59.
Priyatno, D. (2022). Olah data sendiri analisis regresi linear dengan SPSS dan analisis statistik data. Penerbit Gava Media.
Rohmah, S., & Waluyo, D. (2024). Analisis teori kuantitas uang dalam perspektif inflasi modern. Jurnal Ilmu Ekonomi dan Keuangan, 15(2), 101–115.
Sari, N., Putra, A., & Lestari, D. (2025). Analisis inflasi dalam perspektif teori Keynesian dan permintaan agregat. Jurnal Ekonomi Makro Indonesia, 8(1), 25–39.
Soesastro, H. (2020). Ekonomi internasional dan kebijakan makroekonomi. Kompas.
Sugiyono. (2021). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Todaro, M. P., & Smith, S. C. (2021). Economic development (13th ed.). Pearson.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 1967 tentang Pokok-Pokok Perbankan. (1967). Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1967 Nomor 34.
Wooldridge, J. M. (2021). Introductory econometrics: A modern approach (7th ed.). Cengage Learning.
Yuliana, I., & Robiyanto, R. (2021). Peran emas sebagai safe haven asset dalam menghadapi inflasi dan gejolak pasar. Jurnal Keuangan dan Perbankan, 25(3), 489–502.
