ANALISIS KESIAPAN MODERNISASI IRIGASI PADA D.I. KEMARON KABUPATEN TEGAL PROVINSI JAWA TENGAH

Authors

  • Nana Anta Purnama Magister Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Islam Sultan Agung Semarang
  • S. Imam Wahyudi Magister Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Islam Sultan Agung Semarang
  • Moh. Faiqun Ni’am Magister Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Islam Sultan Agung Semarang

Keywords:

Modernisasi Irigasi, Indeks Kesiapan Modernisasi Irigasi, Analisis Hierarki Proses, Prioritas Penanganan

Abstract

Daerah Irigasi Kemaron terletak di Desa Rembul Kecamatan Bojong Kabupaten Tegal, dengan areal Luas Layanan mencapai 353 hektar berada pada 3 (tiga) desa yaitu Rembul, Guci dan Tuwel. Untuk mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional maka diperlukan pengelolaan irigasi yang efisien, efektif dan berkelanjutan serta melibatkan partisipasi masyarakat sehingga diperlukan adanya Modernisasi Irigasi. Kesiapan Modernisasi Irigasi pada D.I. Kemaron diukur dengan menilai 5 (Lima) Pilar Modernisasi Irigasi yang berpedoman pada Surat Edaran Dirjen SDA Kementerian PUPR nomor 01/SE/D/2019 tentang Pedoman Teknis Modernisasi Irigasi. Penelitian dilakukan untuk memperoleh Nilai Indeks Kesiapan Modernisasi Irigasi (IKMI) pada Daerah Irigasi Kemaron. Hasil penilaian dilakukan dengan Metode Wawancara/kuisoner terhadap Pilar-Pilar Modernisasi Irigasi sebagai Pilar Penyusun IKMI yaitu: Pilar Ketersediaan Air mencapai Nilai 17,36; Pilar Sarana dan Prasarana 14,01; Pilar Sistem Pengelolaan 14,23; Pilar Institusi Pengelola 16,27; dan Pilar Sumber Daya Manusia 6,82. Nilai IKMI secara keseluruhan untuk D.I. Kemaron adalah 68,69 dengan kategori cukup, modernisasi ditunda, dan perlu dilakukan perbaikan sesuai dengan Hasil IKMI selama 1–2 tahun. Prioritas penanganan menuju Modernisasi Irigasi ditentukan menggunakan Metode Analisis Hierarchy Process (AHP) dengan bantuan Software Expert Choice. Kriteria yang digunakan adalah Budaya, Ekonomi, Sosial, dan Tingkat Kesulitan, serta alternatif dalam bentuk Lima Pilar Modernisasi Irigasi. Hasil analisis menunjukkan urutan prioritas sebagai berikut: Pilar Sumber Daya Manusia (0,279), Sistem Pengelolaan (0,203), Pilar Sarana dan Prasarana (0,197), Pilar Ketersediaan Air (0,167) dan Pilar Institusi Pengelola (0,154)

References

A.G. Pradipta dkk. 2011. Analisis Kesiapan Modernisasi Daerah Irigasi Kedung Putri pada Tingkat Sekunder Menggunakan Metode K-Medoids Clustering, DOI 10.22146, agritech.41006, 1-11.

Angguniko B. Y. & Hidayah S. 2017. Implementasi Pengelolaan Irigasi Berbasis Lima Pilar Modernisasi Irigasi Di Batang Anai Sumatra Barat, Jurnal Irigasi, 12(1), 23-36.

Anonim. 1986. Buku Petunjuk Perencanaan Irigasi Bagian Penunjang Untuk Standar Perencanaan Irigasi (KP-01).

Anonim. 2011. Pedoman Modernisasi Irigasi. Direktorat Irigasi dan Rawa Jakarta.

Asep Kurnia Hidayat dan Empung. 2016. Analisis Curah Hujan Efektif dan Curah Hujan Dengan Berbagai Periode Ulang Untuk Wilayah Kota Tasikmalaya dan Kabupaten Garut, Jurnal Siliwangi Vol.2. No.2,121-126.

Arif, S.S., Prabowo, A., Sastrohardjono, S., Sukarno, I., & Sidharti, T.S. 2014. Pokok-pokok Modernisasi Irigasi Indonesia. Direktorat Jenderal Sumber Daya Air, Kementerian Pekerjaan Umum. Jakarta.

BPPT Pertanian. 2014. Agroinovasi Kreatifitas Tiada Henti Untuk Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat dan Petani, Prosiding Seminar Nasional Inovasi Teknologi Pertanian, 82-86.

BPSDA. 2020. Modul Pengetahuan Dasar: PAI, IKSI dan AKNOP, Modul 9, 6.

Dian Puspita Sari. 2019. Analisis kesiapan Modernisasi Irigasi Pada Daerah Irigasi Kewenangan Pemerintah Provinsi di Kabupaten Mojokerto, Jurnal Irigasi Vol.14 No.1, 33-46.

Febe dkk. 2023. Penilaian Kinerja Saluran Irigasi Tersier Daerah Irigasi Rentang Kabupaten Indramayu Provinsi Jawa Barat Indonesia, Jurnal Inovasi Konstruksi, Vol. 2 Nomor 2, 66-73.

Fernando Nikolas dkk. 2022. Analisis Penerimaan Penggunaan Aplikasi E-Commerce Shopee Menggunakan Pendekatan Theory of Planned Behavior (TPB) pada Masyarakat Kalimantan Timur, Adopsi Teknologi dan Sistem Informasi (ATASI) Vol. 1, Issue 2, 115-121.

Gerry Jacob Tutuarima. 2017. Kajian Efisiensi Operasional Jaringan Irigasi Kobisonta Guna Mendukung Produktifitas Usaha Tani Dalam Menunjang Swasembada Pangan 2019, Jurnal Manumata Vol. 3, No. 2, 53-62.

Hakim, A., Suriadi, A., & Masruri. 2012. Tingkat kesiapan masyarakat Petani terhadap pelaksanaan 45 langkah Modernisasi Irigasi dilakukan secara bersamaan dalam satu rentang waktu. Rencana Modernisasi Irigasi (studi kasus di Daerah Irigasi Barugbug, Jawa Barat), Jurnal Sosial Ekonomi Pekerjaan Umum, 4(2), 67-78.

Hanan Shalsabillah dkk. 2018. Analisis Kebutuhan Air Irigasi Menggunakan Metode Cropwat Version 8.0 (Studi Kasus Pada Daerah Irigasi Air Nipis Kabupaten Bengkulu Selatan), Jurnal Inersia Vol.10 No.2, 61-66.

Moh Nugroho. 2018. Evaluasi Kinerja Sistem Irigasi Daerah Irigasi Van Der Wijck Dengan Menggunakan Fuzzy Set Theory.

Monisa Eka Yolanda dkk. 2021. Evaluasi Kesiapan Modernisasi Sistem Irigasi di Daerah Irigasi Krueng Jreu Kabupaten Aceh Besar, Serambi Engineering, Vol. VI, No. 2, 1826-1831.

PPPSDA. 2019. Teknologi SMOPI Menjawab Tantangan Pengelolaan Irigasi Dari Penerapan Teknologi DSS-SMOPI dalam Mendukung Modernisasi Irigasi, Pusat Litbang Sumber Daya Air, 3-41.

Pusat Pendidikan Dan Pelatihan Sumber Daya Air Dan Konstruksi. 2017. Modul Perencanaan Operasi Jaringan Irigasi Pelatihan Operasi Dan Pemeliharaan Irigasi Tingkat Juru.

Ramli Akhmad. 2021. Pola Tanam Pertanian Lahan Kering Untuk Sistem Polikultur Terintegrasi Di Pulau Lombok Indonesia.

Septi Putri dkk, Dwi Betari K., Diana Putri A., Jodi Wirlan, Maulidya Puji Aryani, Miranda Natasya. 2015. Permasalahan Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA).

Sosrodarsono, Suyono dan Takeda, Kensaku. 2003. Hidrologi untuk Pengairan. Pradna Paramita, Jakarta.

Teguh Budi Prasetya dkk. 2022. Strategi Penguatan Kelembagaan Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) Di Kabupaten Gunungkidul, Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara Vol. 9 No.1, 123-141.

Tigo Mindiastiwi dkk. 2023. Analisis Modernisasi Irigasi di Daerah Irigasi Padurekso Kabupaten Pekalongan, Jurnal Waktu Vol. 21 No. 01, 35-42.

Downloads

Published

2026-03-04

How to Cite

Nana Anta Purnama, S. Imam Wahyudi, & Moh. Faiqun Ni’am. (2026). ANALISIS KESIAPAN MODERNISASI IRIGASI PADA D.I. KEMARON KABUPATEN TEGAL PROVINSI JAWA TENGAH. Journal of Innovation Research and Knowledge, 5(10), 11385–11394. Retrieved from https://mail.bajangjournal.com/index.php/JIRK/article/view/12489

Issue

Section

Articles