STANDARDISASI BAHAN TAYANG BERKELANJUTAN MENUJU PEMBELAJARAN YANG BERKUALITAS DI PPSDM KEMENDAGRI REGIONAL YOGYAKARTA
Keywords:
Presentation Materials, Standardization, Sustainability, Quality Learning, WidyaiswaraAbstract
This study aims to identify the quality of presentation materials used by widyaiswara (trainers) at PPSDM Kemendagri Regional Yogyakarta, analyze the factors contributing to the low quality of these materials, and design an effective, efficient, and participant-oriented standard model for presentation materials. The research employed a mixed-method approach (quantitative and qualitative) through document analysis, questionnaires, interviews, and observations. Primary data were obtained from the analysis of presentation materials used in Latsar CPNS, PKP, and PKA training programs, as well as from alumni and widyaiswara questionnaires, while secondary data were collected from widyaiswara of other training institutions across the Yogyakarta region and interviews with institutional leaders. The proposed standard model for presentation materials includes four main aspects (content, presentation, language, and graphics), relevance to the curriculum and participants’ needs, efficiency in delivery time, and the support of a centralized digital storage system. The findings emphasize the urgency of implementing sustainable standardization of presentation materials to ensure quality consistency, relevance, and content updates, thereby supporting high-quality learning within PPSDM Kemendagri Regional Yogyakarta
References
Budianti, Y. (2023). Penggunaan media powerpoint Interaktif Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Sekolah Dasar. Jurnal Inovasi Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar, 129.
Darmiyati Zuchdi, W. A. (2019). Analisis Konten Etnografi & Grounded Theory dan Hermeneutika dalam Penelitian. PT Bumi Aksara: Jakarta.
Desi Damayanti, A. F. (2018). Learning Materials: The "Nucleus" Of Language Teaching . Journal of English and Education, 417.
Farhana, F., Suryadi, A., & Wicaksono, D. (2021). Pengembangan Bahan Ajar Berbasis DIgital Pada Mata Pelajaran Bahasa Ingrris di SMK Atlantis Plus Depok. Jurnal Instruksional, Volume 3, Nomor 1, 7.
Farida Febriati, M. M. (2024). Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Project- Best Learning pada Mata Kuliah Pengembangan Bahan Ajar Program Studi Teknologi Pendidikan Universitas Negeri Makassar. Seminar Nasional Hasil Penelitian (p. 2268). Makassar: LP2M- Universitas Negeri Makassar.
Husaini Usman, P. S. (2017). Metodologi Penelitian Sosial. Jakarta: PT Bumi Aksara.
Ismah, N. (2021). Penggunaan Model Direct Instruction Berbantuan Media Power Point Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Pesrta Didik Kelas XI MIPA.2 SMA Negeri 2 Dewantara Pada Materi Persamaan Trinonometri . Jurnal Edukasi Matematika dan Sains, 61.
Iyus Jayusman, G. d. (2017). Pengembangan Media Pembelajaran Multi Media Power Point pada Mata Kuliah Sejarah Asia Timur. Jurnal Candrasangkala, 37.
Kasmawati. (2019). Pengembangan Sumber Daya Manusis dalam Organisasi Pendidikan Islam. Jurnal Inspiratif Pendidikan, 395.
Kosasih. (2021). Pengembangan Bahan Ajar. Jakarta: PT Bumi Aksara. Lubis, N. U. (2023). Penyusunan Materi Ajar dalam Rangka Meningkatkan Keterampilan Berbahasa Arab pada Siswa. Journal Education and Research, 1210.
M. Subana, A. H. (1997). Telaah Kurikulum dan Buku Teks Bahasa Indonesia. Jakarta: Universitas Terbuka.
Manurung, J. P., Haloho, B., & Napitu, U. (2023). Mengembangkan Bahan Ajar Dalam Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) di SD. Jurnal Pendidikan Mandala, 677.
Mulyasa. (2006). Kurikulum Berbasis Kompetensi: KOnsep, Karakteristik, dan Implementasi . Bandung: Rosdakarya.
Nisa, D. C., Purwidiani, N., Widagdo, A. K., & Astuti, d. N. (2024). Pengembangan Bahan Ajar Digital dengan Aplikasi Flip Pdf Corporate Edition. Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, 1665.
Nurwahidin, M. (2024). Pengaruh Media Power Pount Terhadap Hasil Belajar Peserta Didik pada Pembelajaran Tematik Kelas IV Sekolah Dasar. Jurnal Ilmiah Kependidikan, 20.
Nuryasana, E., & Desiningrum, N. (2020). Pengembangan Bahan Ajar Belajar Mengajar Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Mahasiswa . Jurnal Inovasi Penelitian Volume 01, 968.
Peraturan Kepala Lembaga Administrasi Negara Nomor 26 Tahun 2015 tentang Pedoman Penilaian Angka Kredit Jabatan Fungsional Widyaiswara.
Peraturan Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 2025 tentang Konten Pembelajaran.
Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Nomor 42 Tahun 2021 tentang Jabatan Fungsional Widyaiswara.
Pina Herlina, e. a. (2022). Pengembangan Media Power point Sebagai Media Pembelajaran Bahasa Indonesia di Sekolah Dasar. Jurnal Basicedu, 1800.
Pristy, N. (2023). Kontribusi Media Powerpoint Interaktif dan Model Problem Based Learning Terhadap Hasil Belajar IPAS Sekolah Dasar. Jurnal Elementaria Edukasia, 2030.
Ragan, P. L. (1993). Instructional Design Second Edition. New York: John Wiley & Sons, Inc.
Rahmawati, A. (2017). Efektivitas Program Penyelenggaraan Diklat di Badan Pengembangan. Jurnal Ilmiah Manajemen Publik dan Kebijakan Sosial, 105.
Ramadhani, D., Nurhasanah, A., & Fadillah, A. M. (2023). Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Didital Menggunakan Aplikasi Heyzine Flipbooks Tentang Kesultanan Banten Abad Ke-17 di Kelas X SMKN 2 Kota Serang. Jurnal Inovasi Pembelajaran di Sekolah, 388.
Rizza Megasari, R. D. (2019). Improvement of Subjects Understanding Development of Teaching Materials Through Project Based Learning. KnE Social Sciences, 502.
Rowntree, D. (1995). Preparing Materials for Open, Distance, and Flexible Learning. London: Kogan Page.
Septyanto, K., Hamid, A. M., & Aribowo, D. (2020). Pengembangan E- Learning Berbasis Website Menggunakan Metode Waterfall. ELINVO (Electronics, Infomatocs, and Vocational Education), 88.
Setyosari, P. (2014). Menciptakan pembelajaran yang Efektif dan Berkualitas. Jurnal Inovasi dan Teknologi Pembelajaran Volume 1, 21.
Stake, R. E. (2010). Qualitative Research. New York: The Guilford Press.
Sugiyono. (2021). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R & D. Bandung: Alfabeta.
Sukmawati, E. (2024). Digitalisasi Sebagai Pengembangan Model Pembelajaran. Kota Batam: Cendikia Mulia Mandiri.
Supardi. (2020). Landasan Pengembangan Bahan Ajar Menuju Kemandirian Pendidik Mendesain Banah Ajar Berbasis Kontekstual. Mataram: Sanabil.
Trihariyanto, S. (2020). Strategi Pembelajaran Inovatif Pendidikan Agama Islam denag Media Powerpoint dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan di SDIT Muhammadiyah Sianrfajar Cawas dan SD Muhammadiyah PK Bayat. PROFETIKA, Jurnal Studi Islam , 117.
Tulung, J. M. (2014). Evaluasi Program Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan Tingkat IV di Balai Diklat Keagamaan Manado. Journal Acta Diurna, 13 - 14.
Wulandari, S. H. (2022). Efektifitas Bahan Tayang Interaktif untuk Meningkatkan Pengetahuan Pubertas pada Siswa Sekolah Dasar. Griya Widya: Journal of Sexual and Reproduntive Health, 60.
Yuberti. (2014). Teori Pembelajaran dan Pengembangan Bahan Ajar dalam Pendidikan. Bandar Lampung: Anugrah Utama Raharja (Aura).
Yuhandari, Y. S. (2014). Pelatihan Pengembangan Bahan Ajar Bagi Guru Bahasa Inggris SMP 1 Durenan. J-ADIMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat), 52.
