HIJAU DI TENGAH BETON: BUDIDAYA INDIGO ROSE DENGAN SISTEM DEEP FLOW TEKNIK DAN NUTRIENT FILM TEKNIK ALTERNATIF PERTANIAN KOTA
Keywords:
Indigo Rose, Hidroponik, DFT, NFT, Nutrisi AB MixAbstract
Keterbatasan lahan pertanian mendorong pengembangan teknologi budidaya alternatif, salah satunya melalui sistem hidroponik. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi respons pertumbuhan tomat hitam (Indigo Rose) pada dua sistem hidroponik, yaitu Deep Flow Technique (DFT) dan Nutrient Film Technique (NFT), dengan berbagai konsentrasi nutrisi AB Mix. Penelitian disusun menggunakan Rancangan Acak Lengkap dalam Petak Terpisah (Split Plot Design) dengan tiga ulangan. Sistem hidroponik sebagai petak utama terdiri atas DFT dan NFT, sedangkan konsentrasi nutrisi sebagai anak petak terdiri atas 0, 900, 1.200, dan 1.500 ppm. Variabel yang diamati meliputi umur berbunga, jumlah cabang produktif, serta umur panen pertama (panen I dan II). Hasil analisis ragam menunjukkan bahwa sistem hidroponik dan konsentrasi nutrisi berpengaruh sangat nyata terhadap seluruh variabel pengamatan. Interaksi antara sistem hidroponik dan konsentrasi nutrisi berpengaruh nyata hingga sangat nyata terhadap umur berbunga dan umur panen. Sistem DFT dengan konsentrasi nutrisi tertinggi memberikan respons pertumbuhan terbaik dengan umur berbunga dan umur panen lebih cepat dibandingkan NFT. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemilihan sistem hidroponik dan pengaturan konsentrasi nutrisi yang tepat berperan penting dalam meningkatkan efisiensi dan produktivitas budidaya tomat hitam secara hidroponik
References
S. H. Arven, S. A. Farma, and R. Fevria, “Review: Perbandingan Tanaman Yang Dibudidayakan Secara Hidroponik dan Non Hidroponik,” Pros. SEMNAS BIO 2021, vol. 01, no. 2021, 2021.
R. Dhaniaputri, “Perbandingan Pertumbuhan Tomat Merah (Lycopersicum esculentum L. var commune) dan Tomat Ungu (Lycopersicum esculentum L. var indigo rose) yang Ditanam dengan Teknik Hidroponik Metode Drip Irrigation (Irigasi Tetes),” 5TH URECOL PROCEEDING, vol. 2011, no. February, 2017.
I. H. A. Syidiq, “HIDROPONIK UNTUK MENINGKATKAN EKONOMI KELUARGA,” J. Sci. Innov. Technol., vol. 2, no. 2, 2022, doi: 10.47701/sintech.v2i2.1882.
S. Mubarok, A. Anas, N. Nursuhud, M. A. H. Qonit, and F. Rufaidah, “Sosialisasi Budidaya Tanaman Tomat melalui Metode NFT (Nutrient Film Technique) di Desa Cileunyi Kulon, Kabupaten Bandung,” E-Dimas J. Pengabdi. Kpd. Masy., vol. 11, no. 2, 2020, doi: 10.26877/e-dimas.v11i2.3355.
Muhammad Naim and Rahma, “Efektivitas Pupuk Mkm dan Ekstrak Tauge terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Tomat (Lycopersicum Esculentum Mill.),” Wanatani, vol. 2, no. 2, 2022, doi: 10.51574/jip.v2i2.77.
D. P. Sunaryanti and M. Dwiyana, “Teknik Budidaya Tanaman Tomat (Solanum lycopersium L.) Hidroponik Dengan Sistem Irigasi Tetes Di PT Hidroponik Agrofarm Bandungan,” J. Inov. Penelit., vol. 1, no. 5, 2020.
N. Chaniago, S. Safruddin, and D. Kurniawan, “Respon Pertumbuhan Dan Produksi Tanaman Tomat (Lycopersicum Esculentum Mill) Terhadap Pemberian Pupuk Kandang Sapi Dan Fermentasi Urin Sapi,” Bernas J. Penelit. Pertan., vol. 13, no. 2, 2017.
I. Cahyo, H. Adianto, and F. Herni, “Usulan Kombinasi Faktor-Faktor Yang Berpengaruh Secara Signifikan Terhadap Kuat Tekan Bata Ekspose Dengan Metode Perancangan Eksperimen,” J. Online Inst. Teknol. Nas. Juli, vol. 02, no. 03, 2014.
A. C. Asnawi, S. Laili, and T. Rahayu, “Metode Hidroponik secara DFT ( Deep Flow Technique ) dan NFT (Nutrient Film Technique) pada beberapa Media Tanam terhadap Pertumbuhan Tanaman Bayam merah (Alternanthera amoena Voss),” J. SAINS ALAMI (Known Nature), vol. 3, no. 2, 2021, doi: 10.33474/j.sa.v3i2.8433.
A. H. Sinaga, “ANALISIS EFISIENSI AGRIBISNIS TOMAT (Lycopersicum esculentum),” J. Darma Agung, vol. 27, no. 1, 2023, doi: 10.46930/ojsuda.v29i2.2787.
R. Setiawati, T. Septirosya, M. Irfan, and I. Permanasari, “PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN TOMAT CHERRY (Solanum lycopersicum var. cerasiforme) PADA SISTEM HIDROPONIK DENGAN MEDIA TANAM ORGANIK DAN NUTRISI AB MIX,” J. Pertan. Presisi (Journal Precis. Agric., vol. 4, no. 2, 2020, doi: 10.35760/jpp.2020.v4i2.3131.
