POTENSI KONFLIK DI NEGERI KATALOKA KECAMATAN PULAU GOROM KABUPATEN SERAM BAGIAN TIMUR (Studi Kasus Tentang Relasi Sosial Antar Warga Masyarakat Pasca Pilkada 2024)
Keywords:
Potensi Konflik, Relasi Sosial, Antar Warga MasyarakatAbstract
Perkembangan mengenai demokrasi di Indonesia pada saat ini yang dipotret melalui Pemilihan Kepala Daerah seperti pemilihan Gubernur, Bupati dan Walikota terus mengalami pasang surut. Proses demokrasi langsung sebagai jawaban atas demokrasi tidak langsung yang pernah dilakukan dalam sistem politik di Indonesia menuntut Pemilihan Kepala Daerah seperti pemilihan Gubernur, Bupati dan Walikota dilakukan secara langsung oleh rakyat. Dalam demokrasi langsung ini peran dan partisipasi rakyat sangat menentukan proses politik yang dibangun saat ini. Rakyat Indonesia yang dinyatakan telah memenuhi syarat dalam Pemilu, Pilkada, maupun Pileg, memiliki peran sangat penting dalam menentukan pilihannya. Kondisi yang sering dihadapi seperti ini seringkali menyebabkan relasi sosial antar warga pada masa sebelum Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) maupun sesudah Pilkada kurang harmoni. Konflik antar warga di Kabupaten Seram Bagian Timur seringkali terjadi pada masa sebelum maupun sesudah Pilkada. Pada awalnya relasi sosial antar warga di daerah ini baik karena mereka adalah orang basudara, tetapi kemudian berubah setelah berlalunya Pilkada
References
Bactiar, Bachtiar, 2013, Sosiologi Klasik, Dari Comte Hingga Parsons, Cetakan keempat, Remaja Rosdakarya, Bandung.
Badrun, Ubedilah, 2016, Sistem Politik Indonesia, Kritik dan Solusi Sistem Politik Efektif, Cetakan Pertama, Bumi Aksara, Jakarta.
Bedi, Maksudi, Iriawan, 2015, Sistem Politik Indonesia, Cetakan ke-4, Raja Grafindo Persada, Jakarta.
Crawely, John and Graham, k. 2002. Mediaton for Managers: Penyelesaian Konflik dan Pemulihan Kembali Hubungan di Tempat Kerja, Gremedia, Jakarta.
Dan, Nimmo, 2010, Komunikasi Politik, Khalayak dan Efek (Pengantar : Jalaludin Rahkmat), Rosda Karya, Bandung.
Duverger, Maurice, 2013, Sosiologi Politik, Cetakan 14, Raja Grafindo Persada, Jakarta.
Duverger, Maurice, 2013, Sosiologi Politik, Cetakan 14, Raja Grafindo Persada, JakartaFahmi, Khairul (2011). Pemilihan Umum dan Kedaulatan Rakyat (Kata pengantar : Prof Dr Saldi Isra, Radjawali Press, Jakarta.
Laurence, Boulle, 1996, Mediaton Principle Proces Pratice. Sydny, Butterworths.
Maksudi, Bedi, Iriawan, 2015,Sistem Politik Indonesia, Cetakan ke-4, Raja Grafindo Persada, Jakarta.
Marijan, Kacung, 2011, Sistem Politik Indonesia, Konsolidasi Demokrasi Pasca Orde-Baru, Cetakan ke-2, Perdana Media Group, Jakarta.
Mufti, Muslim dan H. ahmad Syamsir, 2016,Pembangunan Politik, Cetakan I, Pustaka Setia, Bandung.
Muluk, Hamid, 2010, Moleong, Lexy, 2000,Metode Penelitian Kualitatif, Rosdakarya, Bandung.
Ritzer, George, 2012, Teori Sosiologi dari Klasik sampai Perkembangan Terakhir Postmoderen (edisi kedelapan). University Of Maryland, Pustaka Pelajar, Yogyakarta.Sanit, Arbi (2007). Sistim Politik Indonesia (kestabilan Kekuatan Politik dan Pembangunan). Penerbit: Radjawali Press Jakarta.
Paloma, M, Margaret, 2007, Sosiologi Kontemporer, Raja Grafindo Persada, Jakarta.
Pariela, D, Tonny, 2008, Damai Di Tengah-Tengah konflik, Preserved Sosial CapitalSebagai Basis Survival Strategy, Program Pascasarjana Studi Pembangunan,Universitas Kristen Satya Wancana.
Sanit, Arbi, 2014, Sistem Politik Indonesia, Kestabilan Peta Kekuatan Politik dan Pembangunan, Cetakan ke-17, Raja Grafindo Persada, Jakarta.
Sen, Armatya, 2016,Kekerasan Dan Identitas. Penerbit : CV. Margin Kiri Regensi Melati Mas, Tangerang Banten.
Suharizal, 2011,Pemilukada (Regulasi, Dinamika dan Konsep Mendatang), Radjawali Press, Jakarta.
Scott, John, 2013, Sosiologi The Key Concepts, Cetakan ke-2, Raja Grafindo Persada, Jakarta.
Weber, Max, 1957, The Theory of Social and Economic Organization. New York and London: The Free Press.
Wirawan, 2013, Konflik dan Management Konflik (Teori, Aplikasi dan Penelitian), Salembah Humanika, Jakarta.
Wulansari, Dewi, 2009, Sosiologi : Konsep dan Teori, Cetakan pertama, Rafika Aditama, Bandung.
