POTENSI AKAL DALAM PERSPETIF PENDIDIKAN ISLAM

Authors

  • Sadali Institut Agama Islam Negeri Bone

Keywords:

Potensi, Akal, Perspektif, Pendidikan Islam

Abstract

Akal menempati posisi fundamental dalam perspektif pendidikan Islam sebagai instrumen utama dalam memahami wahyu, mengembangkan ilmu pengetahuan, dan membentuk kepribadian manusia secara utuh. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis konsep akal dalam pendidikan Islam dengan menelusuri landasan normatif Al-Qur’an dan hadis, serta pandangan para ulama dan pemikir pendidikan Islam klasik maupun kontemporer. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research), melalui analisis kritis terhadap sumber-sumber primer dan sekunder yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendidikan Islam memandang akal tidak berdiri secara otonom, melainkan berfungsi secara integratif dengan wahyu, iman, dan akhlak. Akal diarahkan bukan hanya untuk pencapaian kecerdasan intelektual, tetapi juga untuk membangun kesadaran spiritual dan tanggung jawab moral. Dalam konteks pendidikan Islam, pengembangan akal mencakup kemampuan berpikir kritis, reflektif, dan etis, yang berorientasi pada kemaslahatan individu dan masyarakat. Temuan ini menegaskan bahwa pendidikan Islam memiliki paradigma holistik dalam mengembangkan potensi akal, sehingga mampu melahirkan insan berilmu yang beriman, berakhlak mulia, dan berkontribusi positif terhadap peradaban. Kajian ini diharapkan dapat memperkaya khazanah pemikiran pendidikan Islam serta menjadi rujukan konseptual dalam pengembangan kurikulum dan praksis pendidikan Islam kontemporer.

References

Aljalil, Muhammad Taufiqurrohman, and Nungki Nariska. “Asti Faticha Nurjanah 1) , Hernantito Sulkhan Hakim 2) , Muhammad Taufiqurrohman Aljalil 3) , Nungki Nariska 4)” 1, no. 2 (n.d.): 276–94.

Amin, Muhammad. “Kedudukan Akal Dalam Islam” 3, no. 1 (2018): 79–92.

Dahlan, Universitas Ahmad. “Relevansi Konsep Akal Bertingkat Ibnu Sina Dalam Pendidikan Islam Di Era Milenial” 8, no. 2 (2019): 222–40. https://doi.org/10.32832/tadibuna.v8i2.2034.

Email, Norhasanah, Dosen Ftik, U I N Antasari, Banjarmasin Jalan, and A Yani Km. “PENGARUH KONSEP AKAL DALAM PENGEMBANGAN” 1, no. 2 (2017): 138–45.

Faizi, Nur. “Risalah : Jurnal Pendidikan Dan Studi Islam Metodologi Pemikiran Rene Descartes ( Rasionalisme ) Dan David Hume ( Empirisme ) Dalam Pendidikan Islam” 9, no. 3 (2023): 1007–20.

Filsafat, Dosen, Pendidikan Islam, U I N Sultan, Maulana Hasanuddin, Banten Ketua, and Ikatan Cendekiawan. “AKAL DALAM PERSPEKTIF PENDIDIKAN ISLAM (Telaah Reflektif Filsafat Pendidikan Islam Terhadap Ayat-Ayat Alquran) Wasehudin,” n.d., 1–20.

Islam, Pendidikan, Nalar Manhaji, and A Pendahuluan. “OPTIMALISASI AKAL DALAM PENDIDIKAN ISLAM ( Upaya Menggagas Pembelajaran Fiqih Berbasis Nalar Manhaji ),” no. 29 (2022): 1–10.

Islam, Universitas, Negeri Sultan, Aji Muhammad, and Idris Samarinda. “Pendidikan Islam Dengan Penanaman Nilai Budaya Islami,” 2003, 9–21.

Lewis, Bernard. Assasin: Sejarah Sebuah Sekte Radikal Dalam Islam, Terj. Irfan Zakki Ibrahim. Yogykarta: Ircisod, 2018.

Mahmud, Abdul Halim. “WAHYU DAN AKAL DALAM PERSPEKTIF AL-QUR ` AN Oleh : Ade Wahidin * Abstraksi Akal Merupakan Instrumen Fundamental Yang Allah S . W . T Ciptakan Dalam Diri Manusia . …,” n.d., 262–91.

Muntamah, Siti. “Siti Muntamah | 49” 2, no. 1 (2020): 49–56.

“No Title,” n.d.

Pai, Prodi, and Pascasarjana Iait. “Urgensi Akal Menurut Al Qur’an Dan Implikasinya Dalam Mencapai Tujuan Pendidikan Islam M. Arif Setiawan, 1 Melvien Zainul Asyiqien 2 1” 9, no. April (2019).

Setiyadi, Alif Cahya. “Pendidikan Islam Dalam Lingkaran Globalisasi” 7, no. 2 (2012).

Thesis, Online. “A ^ i ^ j = Prk ^ e = k ^ _ f =” 10, no. 1 (2015): 31–54.

Uin, Fadillah, Sunan Kalijaga, Maragustam Uin, and Sunan Kalijaga. “Sumber Daya Manusia ( Fitrah , Akal , Qalb , Dan Nafs ) Dalam Filsafat Pendidikan Islam” 5 (2024): 160–74. https://doi.org/10.21154/maalim.v5i1.8425.

Downloads

Published

2026-02-04

How to Cite

Sadali, S. (2026). POTENSI AKAL DALAM PERSPETIF PENDIDIKAN ISLAM. Journal of Innovation Research and Knowledge, 5(9), 10759–10770. Retrieved from https://mail.bajangjournal.com/index.php/JIRK/article/view/12315