PERAN SKEPTISISME PROFESIONAL AUDITOR DALAM MENGIDENTIFIKASI PENCATATAN, PENGAKUAN DAN PELAPORAN “BRAND AWARENESS” SEBAGAI ASET TAKBERWUJUD
Keywords:
Tantangan Etika, Big Data Analytics, Auditor, Teori Perkembangan Moral, Kode Etik Akuntan PublikAbstract
Perkembangan teknologi seperti big data analytics sudah merubah berbagai aspek dalam berbagai bisnis, termasuk kantor akuntan publik. Big data analytics memberikan manfaat yang beragam bagi sebuah kantor akuntan publik, hal ini disebabkan big data analytics telah digambarkan sebagai alat informasi yang memiliki volume tinggi, berkecepatan tinggi, dan beragam. Selain itu, big data analytics juga menjadi salah satu alat untuk memproses informasi secara cepat yang akan digunakan sebagai landasan pengambilan keputusan dan hemat biaya. Big data sangat besar, meliputi unstructured data yang dihasilkan oleh manusia, transaksi, dan mesin. “KAP IXR” menjadi salah satu kantor akuntan publik yang sudah mengadopsi dan menerapkan teknologi big data analytics. Adopsi dan implementasi yang dilakukan “KAP IXR” tidak hanya membawa manfaat namun juga menghadirkan tantangan etika yang dihadapi oleh auditor dalam melakukan prosedur audit. Melalui metode kualitatif deskriptif , data diperoleh dari wawancara dan observasi, dengan metode observasi adalah participant observer dan di analisis menggunakan pendekatan teori moral Lawrence Kohlberg.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkatan moral auditor “KAP IXR” sangatlah beragam. Auditor yang berada pada tahap post-conventional cenderung menunjukkan integritas tinggi dan tanggung jawab profesional dengan mengedepankan keadilan dan transparansi dalam pengambilan keputusan audit berbasis big data analytics. Sebaliknya, bagi auditor yang masih berada pada tahap pre-conventional seringkali termotivasi dikarenakan adanya ketakutan individu terhadap sanksi, Penelitian ini juga menemukan bahwa walaupun “KAP IXR” telah berkomitmen pada pengembangan teknologi dan kode etik profesi, kurangnya pelatihan mengenai pengembangan teknologi, khususnya untuk big data analytics menjadi tantangan utama dalam penguatan moral etis auditor “KAP IXR”.
References
Alsmady, A. A. (2022). Quality of financial reporting, external audit, earnings power and companies performance: The case of Gulf Corporate Council Countries. Research in Globalization, 5(September), 100093. https://doi.org/10.1016/j.resglo.2022.100093
Amalia Hendarsin, A. M. C., Reggy, Z., Putri, G., & Widita, A. (2024). Utilizing K-Pop Idols as Brand Ambassadors to Increase Brand Awareness in Social Media. Procedia Computer Science, 234, 787–794. https://doi.org/10.1016/j.procs.2024.03.065
Arens, A. A., Elder, R. J., Beasley, M. S., & Hogan, C. E. (2017). Auditing and assurance services. In Pearson Education Limited.
Bagna, E., Cotta Ramusino, E., Denicolai, S., & Strange, R. (2024). Intangible assets and firm performance: The relative effects of recognized and unrecognized assets. Journal of Open Innovation: Technology, Market, and Complexity, 10(3), 100356. https://doi.org/10.1016/j.joitmc.2024.100356
Elisabeth, D. M. (2019). Kajian terhadap peranan teknologi informasi dalam perkembangan audit komputerisasi (Studi kajian teoritis). METHOMIKA: Jurnal Manajemen Informatika & Komputerisasi Akuntansi, 3(1), 40–53. https://doi.org/10.46880/jmika.Vol3No1.pp40-53
Ghani, E. K., Ilias, A., Muhammad, K., & Mohd Ali, M. (2022). Exploring Hurtt’s Professional Scepticism Scale for Public Sector Accountants in Malaysia. IPN Journal of Research and Practice in Public Sector Accounting and Management, 12(01), 57–77. https://doi.org/10.58458/ipnj.v12-01030076
Hadi, M. (2023). Tehnik pengujian substantif dalam kegiatan audit laporan keuangan. Kemenkeu Learning Centre. https://klc2.kemenkeu.go.id/kms/knowledge/tehnik-pengujian-substantif-dalam-kegiatan-audit-laporan-keuangan-0e2f8c91/detail/
IAI. (2024). Buletin implementasi. 4, 1–14. https://web.iaiglobal.or.id/assets/files/file_berita/Buletin_Implementasi_4.pdf
Ikatan Akuntan Publik Indonesia. (2021). Kode Etik Profesi Akuntan Publik 2021. In Ikatan Akuntan Publik Indonesia.
Kieso, D. E., Weygandt, J. J., & Warfield, T. D. (2020). Intermediate Accounting: IFRS 4th Edition.
Pizam, A., & Godovykh, M. (2022). Brand Awareness. In Encyclopedia of Tourism Management and Marketing (Issue 42, pp. 352–354). https://doi.org/10.4337/9781800377486.brand.awareness
Rahardjo, P. D. H. M. (2010). Triangulasi dalam Penelitian Kualitatif. UIN MAULANA IBRAHIM MALANG. https://uin-malang.ac.id/r/101001/triangulasi-dalam-penelitian-kualitatif.html
Şahiniz, S., Ustabaş, A., & Afacan Fındıklı, M. (2024). The effect of corporate discourses in brand awareness and legitimacy: The rhetorical analysis of an automobile brand. Asia Pacific Management Review, 29. https://doi.org/10.1016/j.apmrv.2024.08.001
Salamandic, E., Alijosiene, S., & Gudonaviciene, R. (2014). Price sensitivity measurement depending on brand awareness: a case of Ziede brand. Procedia - Social and Behavioral Sciences, 156(April), 473–478. https://doi.org/10.1016/j.sbspro.2014.11.224
Setiawan, H. H., Suhadak, & Sutaja, N. (2014). Analisis Biaya Pemasaran Sebagai Salah Satu Alat Untuk Pengendalian Biaya Komersial (Studi Pada PT Pangan Lestari Finna Malang 2012). Jurnal Administrasi Bisnis (JAB), 13(1), 2.
Susilawati, S., & Salsabilla, A. (2023). Skeptisisme Profesional, Pengalaman Auditor dan Kualitas Audit. Portofolio: Jurnal Ekonomi, Bisnis, Manajemen, Dan Akuntansi, 20(1), 42–55. https://doi.org/10.26874/portofolio.v20i1.282
Yildirim, Y., & Aydın, K. (2012). The Role of Popular TV Series and TV Series Characters in Creating Brand Awareness. Procedia - Social and Behavioral Sciences, 62, 695–705. https://doi.org/10.1016/j.sbspro.2012.09.118
