PENGARUH SENAM AEROBIC HIGH IMPACT TERHADAP PENURUNAN LINGKAR PERUT PADA PEREMPUAN DEWASA DENGAN OBESITAS SENTRAL

Authors

  • Nikmatul Khusna Program Studi Fisioterapi, Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta
  • Dika Rizki Imania Program Studi Fisioterapi, Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta
  • Dika Rizki Imania

Keywords:

Senam Aerobik High Impact, Obesitas Sentral,, Penurunan Lingkar Perut

Abstract

Latar belakang: Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya kasus obesitas sentral pada ibu-ibu PKK Tegalrandu, yang sebagian besar memiliki lingkar perut melebihi batas normal akibat kurangnya aktivitas fisik. Kondisi ini berisiko menimbulkan penyakit metabolik seperti diabetes dan hipertensi. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh senam aerobik high impact terhadap penurunan lingkar perut pada perempuan dewasa dengan obesitas sentral. Metode penelitian menggunakan desain quasi-eksperimental dengan pre-test dan post-test pada 40 responden, terdiri dari 20 kelompok intervensi dan 20 kelompok kontrol. Kelompok intervensi mengikuti senam aerobik high impact selama 1 minggu sebanyak 5 sesi, sementara kelompok kontrol tidak diberikan perlakuan. Lingkar perut diukur menggunakan pita ukur fleksibel pada titik standar antropometri. Hasil menunjukkan rata-rata penurunan lingkar perut sebesar 1,485 cm pada kelompok intervensi (p = 0,001), sedangkan kelompok kontrol hanya 0,020 cm (p = 0,408). Perbandingan kedua kelompok menunjukkan perbedaan signifikan (p = 0,013). Kesimpulannya, senam aerobik high impact efektif menurunkan lingkar perut dan dapat menjadi intervensi non-farmakologis dalam penanganan obesitas sentral.

References

Choi, H., & Kim, J. (2020). Effects of high-intensity aerobic exercise on insulin sensitivity and abdominal fat reduction in adults. Journal of Metabolic Health, 14(2), 112–120.

Davis, R. (2024). Aerobic training and basal metabolic rate improvement in adult women. International Journal of Exercise Physiology, 9(1), 55–63.

Hariadi, Y., Putra, A., & Lestari, R. (2022). Pengaruh latihan aerobik terhadap metabolisme dan kadar lemak tubuh. Jurnal Kesehatan Olahraga, 5(3), 211–220.

Kementerian Kesehatan RI. (2023). Profil kesehatan Indonesia 2023. Jakarta: Kemenkes RI.

Lee, S., & Park, Y. (2023). Diet-controlled studies on abdominal obesity intervention. Asian Journal of Nutrition Research, 12(4), 201–210.

Luthfiya, A., Widodo, S., & Rahmawati, F. (2024). Hubungan lingkar perut dengan risiko penyakit degeneratif pada perempuan dewasa. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 19(1), 88–95.

Miller, T. (2022). Excess post-exercise oxygen consumption (EPOC) in high-impact aerobic training. Journal of Sports Conditioning, 17(2), 44–53.

Rodriguez, M. (2022). Randomized controlled trials on abdominal obesity interventions. Journal of Clinical Nutrition Studies, 8(3), 122–130.

Sari, P., Andini, W., & Hutabarat, I. (2022). Pengaruh senam aerobik terhadap perubahan lingkar perut wanita dewasa. Jurnal Fisioterapi Indonesia, 10(2), 65–72.

Septiyanti, D., & Seniwati, T. (2020). Obesitas sentral dan kaitannya dengan penyakit degeneratif. Jurnal Kesehatan, 13(1), 33–41.

Suhardi, B., Kartika, L., & Mulyani, S. (2022). Efektivitas senam aerobik dalam mengurangi lemak perut pada wanita usia 30–50 tahun. Jurnal Ilmu Keolahragaan, 4(2), 100–108.

Wewege, M. (2021). Meta-analysis of high-intensity interval training (HIIT) on visceral fat reduction. Sports Medicine Review, 51(4), 345–360.

World Health Organization (WHO). (2000). Obesity: Preventing and managing the global epidemic. WHO Technical Report Series 894

Downloads

Published

2026-01-03

How to Cite

Nikmatul Khusna, Dika Rizki Imania, & Dika Rizki Imania. (2026). PENGARUH SENAM AEROBIC HIGH IMPACT TERHADAP PENURUNAN LINGKAR PERUT PADA PEREMPUAN DEWASA DENGAN OBESITAS SENTRAL. Journal of Innovation Research and Knowledge, 5(8), 9319–9326. Retrieved from https://mail.bajangjournal.com/index.php/JIRK/article/view/12121