DEGRADASI GUMUK PASIR PARANGTRITIS: STUDI KORELATIF KEGIATAN WISATA DAN KERUSAKAN LINGKUNGAN

Authors

  • Aditya Kurniawan Universitas Janabadra
  • Tiara Nur Anisah Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Janabadra
  • Cahya Wahyu Saputra Program Studi Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Janabadra
  • Bima Nur Prasetyo Program Studi Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Janabadra

Keywords:

Gumuk pasir, Wisata berkelanjutan, Ekonomi lingkungan , regulasi kelembagaan, perilaku ekonomi

Abstract

Gumuk pasir Parangtritis mengalami penurunan luas dan ketingghian yang signifikan akibat aktivitas manusia, terutama usah wosata jeep yang mempercepatr erosi dan kerusakan morfologi. Penelitian ini bertujuan  mengkaji hubungan antara usaha wisata jeep, penurunan ketinggian gumuk pasir, dan potensi bencana lingkungan serta mengevaluasi mekanisme regulasi dan nilai ekonomi dari aktivitas tersebut. Metode kuantitatif digunakan melalui survei dan observasi dengan analisis statistik deskriptif dan korelasi Pearson untuk menguji hubungan antar variabel. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa keberadaan usaha wisata jeep menimbulkan degradasi luas gumuk pasir yang mengancam fungsi ekologisnya menuntut diversifikasi aktivitas wisata berbasis ramah lingkungan, sehingga keuntungan ekonomi jangka pendek tidak mengorbankan nilai ekosistem jangka panjang.

References

Baltagi, Badi H. 2021. Econometric Analysis of Panel Data. Cham: Springer International Publishing. doi:10.1007/978-3-030-53953-5.

Bappeda. 2024. “Sosialisasi Rencana Aksi Restorasi Gumuk Pasir Parangtritis Tahun 2024 - 2029.” Bappeda Kabupaten Bantul.

Bretschger, Lucas, and Simone Valente. 2023. “Effective Policy Design for a Sustainable Economy.” European Economic Review 155: 104462. doi:10.1016/j.euroecorev.2023.104462.

Chlachula, Jiri. 2021. “Between Sand Dunes and Hamadas: Environmental Sustainability of the Thar Desert, West India.” Sustainability 13(7): 3602. doi:10.3390/su13073602.

Effendi Rusdiana, Dedy, Wahyu Saputra, and Nur Yanti. 2024. “EKONOMI BERKELANJUTAN: KUNCI KETAHANAN PANGAN DAN KEMAJUAN INDONESIA EMAS DI IKN.” Jurnal GeoEkonomi 15(1.2024): 181–90. doi:10.36277/geoekonomi.v15i1.2024.448.

Elsawy, Mahmoud, and Marwan Youssef. 2023. “Economic Sustainability: Meeting Needs without Compromising Future Generations.” International Journal of Economics and Finance 15(10): 23. doi:10.5539/ijef.v15n10p23.

Lugas Subarkah. 2023. “Waduh! Gumuk Pasir Parangkusumo Rusak, Aktivitas Wisata Salah Satu Penyebabnya.” https://regional.espos.id/waduh-gumuk-pasir-parangkusumo-rusak-aktivitas-wisata-salah-satu-penyebabnya-1726940.

Ningrum, E R, A Laili, I I Yasiroh, W T K Wardani, M G R Al Tumus, I Amri, B Aditya, and R F Putri. 2021. “Stakeholder Analysis for Controlling Land Utilization in Parangtritis Sand Dunes.” IOP Conference Series: Earth and Environmental Science 686(1): 012019. doi:10.1088/1755-1315/686/1/012019.

Resources, International Union for Conservation of Nature and Natural. 1980. “Conservation.”

Sunarto. 2014. “Geomorfologi Dan Kontribusinya DalamPelestarian Pesisir Bergumuk Pasir Aeolian Dari Ancaman Agrogenik Dan Urbanogenik.” In Pidato GuruBesar, Pada Fakultas Geografi, Universitas Gadjah Mada., Yogyakarta: Universitas GadjahMada 2 April 2014.

Utami, Niza, Universitas Islam, Negeri Sumatera, Rizky Febrian Saragih, Universitas Islam, Negeri Sumatera, Muli Daulay, et al. 2023. “Sumber Daya Alam Berbasis Pembangunan.” journal of management and social sciences(JIMAS) 2(1): 46–59.

Zarychta, Roksana, Adrian Zarychta, and Katarzyna Bzdęga. 2021. “Ecogeomorphological Transformations of Aeolian Form—The Case of a Parabolic Dune, Poland.” Remote Sensing 13(19): 3937. doi:10.3390/rs13193937.

Downloads

Published

2026-01-03

How to Cite

Kurniawan, A., Tiara Nur Anisah, Cahya Wahyu Saputra, & Bima Nur Prasetyo. (2026). DEGRADASI GUMUK PASIR PARANGTRITIS: STUDI KORELATIF KEGIATAN WISATA DAN KERUSAKAN LINGKUNGAN. Journal of Innovation Research and Knowledge, 5(8), 9075–9082. Retrieved from https://mail.bajangjournal.com/index.php/JIRK/article/view/11967