ALASAN - ALASAN HADIRNYA RUANG PEREMPUAN SASAK DALAM TRADISI NENSEK (Sebuah Penelitian di Dusun Keloke Desa Batujai Kabupaten Lombok Tengah)
Keywords:
Reason, Women's Space, Nensek TraditionAbstract
This study reveals the reasons for the presence of Sasak women's space in the nensek tradition which has been maintained from generation to generation. Departing from an inductive approach and phenomenological meaning, this study explores the experiences of Sasak women in Keloke Hamlet, Batujai Village, Praya Barat District, to understand how this space is interpreted in everyday life. The results of the study show that Sasak women's space in the Nensek tradition is not only born from economic needs or the obligation to maintain tradition, but rather is an inner space that supports, strengthens and gives meaning to their identity as Sasak women in their own hamlet. The reasons for the presence of the nensek tradition women's space in Keloke Hamlet are (1). As a medium for spiritual closeness between Sasak women and Allah SWT, (2). As a medium for strengthening self-image and Sasak cultural identity in general, (3). As a bridge for the relationship between Sasak women and their ancestors, (4). As a medium for Sasak women's creativity and increasing family economic income. Thus, Sasak women's space in the Nensek tradition is not merely a workspace but also a spiritual, historical, creative, and existential space that serves as a medium for women to forge their identity and continue their culture from generation to generation
References
Alam, B (1998) Globalisasi dan Perubahan Budaya: Perspektif Teori Kebudayaan. Widyakarya Nasional “Antropologi dan Pembangunan " (p. 9). Jakarta: Antropologi Indonesia Vol . 54.
Altman, I. (1989). ”Cultural Enviroment”, Cambrige University Press, London.
Ammarell, G (2002) Bugis Migration and Modes of Adaptation to Local Situstions. University of Pittsburgh- Of the Commonwealth System of HigherEducatio , 51 - 67.
Barker, C (2000) Cultural Studies, Theory and Practice. London: Sage Publications.
Boehm, A & Cnaan, R (2012). Towards a Practice-based Model for Community Practice: Linking Theory and Practice. Departmental Papers (SPP) School of Social Policy and Practice 3
Eddy, Firman. (2010). Peranan Gender Dalam Arsitektur Studi Kasus: Arsitektur Karo, jurnal Koridor. Vol. 1. No 1 hal : 31 – 42
Gunardi, Y., Handayani, S., Permana, A. Y., & Widaningsih, L. (2021). FILOSOFI ARSITEKTUR MASJID AL-MISHBAH:Studi Arsemiotika Ikon-Indeks-Simbol. Jurnal Arsitektur ZONASI, 4(2), 283–294
Haralambos, M; Holborn; Chapman, MS; and Stephen Moore (2013) Sociology Themes and Perspectives 8th Edition. London: Collins
Hidayah, Sri ”Tradisi Menenun Pengrajin Bugis Pagatan di Era Globalisasi”, hal. 1-18 ioKultur, Vol. VIII/No.1/Januari-Juni 2019, hal. 5
Irianto, S & Margaretha, R (2011) Piilpesenggiri: Modal Budaya Dan Strategi Identitas Ulun Lampung. MAKARA, SOSIAL HUMANIORA , 140 - 150.
Jefferies, J (2013) Women and Middle Eastern Textiles Globalization and the Impact on Knowledge and Skills. Textile, Volume 11, Issue 2, , 122 - 127.
Jenks, C (1993) Culture. London: Routledge
Kartiwi, Suwati dkk, (1994), ”Kain Indonesia dan Negara Asia Lainnya sebagai Warisan Budaya”, Ganesha, Bandung,
Krisnadi, Tasya.W., (2025), ”The Role of Sumba Women Weavers in Family Economic Empowerment : A Case Study of Ikat Weaving Preservation In Sumba, NTT, IIJSE : Indonesian Interdisciplinary Journal of Sharia Economics, Vol. 8. No. 1, Hal : 225-243
Mills, George, (1971), “Art and Introduction to Quantitative Anthoropology, dalam : Charlotte M. Otten (ed) 1971. Anthoropology and Art. Garden City, New York : The Amirican Museum of Natural History, USA.
Muqqofa, (2010) Muqoffah, Muhammad. (2010). Rumah jawa Dalam Dinamika Peruangan dan Perubahan Hubungan Gender Kasus: Komunitas Kampung Batik Laweyan Surakarta. Disertasi tidak diterbitkan. Surabaya: Program Doktor Arsitektur – ITS
Natasha, V, (2018), Gender dalam Arsitektur Peninggalan Cirebon Kajian terhadap Bentuk Tata Ruang pada Keputren dan Keputran Keraton Kasepuhan Kanoman dan Taman Sari Sunyaragi, Skripsi, Universitas Katolik Parhayangan, Bandung,
Norberg-Schulz, Christian (1979). ”Genius Loci”, New York, Electa/Rizolly.
Ntseane, P (2004) Being a Female Entrepreneur in Botswana: Cultures, Values, Strategies for Success.
Rahman, TD, (2018) “Pembentukan Konsep Ruang Perempuan pada Masyarakat Budaya Padi Kasepuhan Ciptagelar Kabupaten Sukabumi, Seminar Nasional “Kearifan Lokal dalam Keberagaman untuk Pembangunan Indonesia”.
Rapoport, Amos. (1969). “House, Form and Culture “, Prentice Hall, Inc. Englewood Cliff, New York.
Susanto, San. (2001). “Peranan Perempuan dalam Pembentukan Arsitektur Vernakuler Indonesia”, Tesis Tidak Diterbitkan. Surabaya : Program Studi Arsitektur,
Winarta, I.W. (2018), “Ruang Aktivitas Perempuan dalam ARsitektur Vernakular Gunungsari, Tabanan, Bali, Jurnal Arsitektur Lansekap, vol.4.no.1 April 2018;
Wardi, LHS, dkk, (2025), Penataan Lingkungan Fisik di Dusun Keloke Aik Atas Desa Batujai Kecamatan Praya Barat Lombok Tengah, JIRK, Vol. 5. No. 5, hal : 5879-5899
Wardi, LHS, dkk, 2023 “ Model Pengembangan Desa Karang Bajo sebagai Desa Wisata Arsitektur Tradisional di Kecamatan Bayan Kabupaten Lombok Utara, Jurnal Cakrawala Ilmiah, Mataram, Vol.3, no. 3.
Wardi, LHS, dkk, 2024, Konsep Pengembangan Dusun Baru Murmas Kecamatan Gangga Kabupaten Lombok Utara sebagai Dusun Ekowisata Berbasis Budaya, Jurnal Riset Ekonomi, Vol.4, No.1
Wardi & Fadjri., (2025). Imajinasi Arsitek Pada Transformasi Cita-cita Perempuan Sasak dalam Ruang Perempuan Tradisi Nensek, Vitruvian : Jurnal ARsitektur, Bangunan dan Lingkungan, Vol. 15., No. 1., hal : 91-103
Wardi & Fadjri., (2025), Unraveling the Space of Sasak Women in the Nensek Tradition, RUAS : Review of Urbanism and Architectural Studies, Vol. 23., No. 1
Wardi & Fadjri., (2025), Ruang Perempuan Sasak : Peran Arsitek dalam Pelestarian Tradisi Nensek, JIRK : Journal of Innovation Research and Knowledge, Vol. 5., No. 5
Wardi, LHS, (2012), “Pembentukan Konsep Ruang Perempuan pada Lingkungan Hunian Tradisional Suku Sasak di Dusun Sade Kecamatan Pujut Kabupaten Lombok Tengah, LPS Mataram;
Wardi, LHS, dkk, 2024 “Nensek dan Ruang Perempuan Sasak di Dusun Keloke Desa Batujai Kecamatan Praya Barat Kabupaten Lombok Tengah, Jurnal Cakrawala Ilmiah, Mataram, Vol 3, no.7.
Wardi, LHS, dkk (2025), Pelaksanaan Participatory Rural Appraisal (PRA) bersama Masyarakat Dusun Baru Murmas Desa Bentek Kecamatan Gangga Kabupaten Lombok Utara seabgai Dusun Ekowisata berbasis Budaya, JPIMI, Vol.4, No.1. Februari, Hal 87-91
Wardi, LHS, dkk (2025), Penerapan Metode PRA dalam Pengembangan Dusun Baru Murmas Kecamatan Gangga Kabupaten Lombok Utara sebagai Dusun Ekowosita Berbasis Budaya, Jurnal Of Innovation Research And Knowledge, Vol. 4, no !2, Mei, hal 8981-8995
Wardi, LHS, dkk (2024), Konsep Perencanaan Partisipatif Dusun Longserang Barat Utara Desa Langko Kecamatan Lingsar Kabupaten Lombok Barat sebagai Dusun Wisata Edukasi tentang Alam dan Produksi Gula Semut, Jurnal Cakrawala Ilmiah, hal 2793-2806
Wardi, LHS, dkk (2024), Konsep Pengembangan Dusun Baru Murmas Kecamatan Gangga Kabupaten Lombok Utara sebagai Dusun Ekowisata Berbasis Budaya , Jurnal Riset Ekonomi, hal 127-140
Wardi, LHS, dkk (2024), Model Pengembangan Desa Karang Bajo sebagai Desa Wisata Arsitektur Tradisional di Kecamatan Bayan Kabupaten Lombok Utara, Jurnal Cakrawala Ilmiah, hal 867-888
Wardi, LHS, dkk (2024),Sosialisasi Peranan Peta Partisipatif bagi Masyarakat Desa Batu Putik Kecamatan Keruak Kabupaten Lombok Timur, Jurnal Pengabdian Inovasi Masyarakat Indonesia, hal 60-63
Wardi, LHS, dkk (2024), Metode PRA : Upaya Masyarakat dalam Perencanaan Dusun Longserang Barat Utara sebagai Dusun Wisata Edukasi tentang Alam dan Produksi Gula Semut Kecamatan Lingsar Kabupaten Lombok Barat, Jurnal Cakrawala Ilmiah, Vol. 4, No.3, hal 111-122.
Wardi, LHS, dkk (2023),Sosialisasi Penyusunan Peta Hijau Program Pengembangan Kota Hijau (P2KH) di Kecamatan Woha Kabupaten Bima, Jurnal Pengabdian Inovasi Masyarakat Indonesia, hal 120-123
Wardi, LHS, (2014), Membangun Mimpi Desa : Pengembangan Model Eco Climate Village (ECV) Lokasi Kajian Dusun Lekok Desa Gondang Kecamatan Gangga Kabupaten Lombok Utara, Duta Pustaka Ilmu, Mataram.
Wardi, LHS, dkk (2016), Penerapan Metode Participatory Rural Appraisal (PRA) dalam Upaya Pengembangan Dusun Keluncing Desa Teratak Kabupaten Batukliang Utara sebagai Dusun Pusat Kajian Pengelolaan SDA.
Wardi, LHS & Fadjri, Muhammad, 2023 “Reading Comology in Establishment of The Noble Settlement in Puyung Village, Central Lombok Tengah, Architectural Research Journal, Vol.3. No. 1, hal 20-26
