HUBUNGAN PROKRASTINASI AKADEMIK DENGAN SELF-EFFICACY SISWA SMP DI BALI
Abstract
Prokrastinasi akademik merupakan masalah umum pada siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP), terutama ketika tuntutan akademik semakin kompleks, yang berdampak pada prestasi dan kondisi psikologis seperti stres dan kecemasan. Self-efficacy sebagai keyakinan individu terhadap kemampuannya menjadi faktor penting yang diyakini dapat menekan perilaku prokrastinasi. Fokus penelitian ini adalah mengkaji hubungan antara prokrastinasi akademik dan self- efficacy pada siswa SMP di Bali, dengan mempertimbangkan konteks budaya yang menuntut keterlibatan siswa dalam tradisi dan aktivitas komunitas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional dengan 401 siswa yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Instrumen berupa skala prokrastinasi akademik dan self-efficacy yang telah divalidasi, dan analisis data menggunakan korelasi Spearman. Hasil penelitian menunjukkan hubungan negatif yang kuat dan signifikan antara kedua variabel (r = −0,701; p < 0,001), sehingga peningkatan self-efficacy direkomendasikan sebagai strategi untuk menekan prokrastinasi akademik siswa
References
M. N. Putri and D. A. Siregar, "Penerapan Prinsip Arsitektur Hijau pada Bangunan di Kota Medan," Jurnal Arsitektur Tropis, vol. 10, no. 2, pp. 85–93, 2022.
Pemerintah Kota Medan, Peraturan Daerah Kota Medan Nomor 2 Tahun 2015 tentang RTRW Kota Medan Tahun 2015–2035, Medan, 2015.
L. Suryani and R. Harahap, "Kebijakan Pembangunan Hijau di Kawasan Perkotaan Sumatera Utara," Jurnal Tata Kota dan Daerah, vol. 13, no. 1, pp. 33–42, 2021.
Badan Lingkungan Hidup Kota Medan, Laporan Kualitas Lingkungan Kota Medan, 2020.
H. Santosa, Green Architecture: Konsep dan Implementasinya di Indonesia, Jakarta: UI Press, 2018.
Green Building Council Indonesia (GBCI), Panduan Penilaian Greenship untuk Bangunan Baru, Jakarta, 2020.
D. Ramadhan, "Peran Pemerintah Daerah dalam Implementasi Pembangunan Hijau," Jurnal Kebijakan Publik Indonesia, vol. 8, no. 3, pp. 144–155, 2020.
A. Widodo, "Efisiensi Energi dalam Desain Arsitektur Tropis," Jurnal Energi dan Lingkungan, vol. 9, no. 2, pp. 50–60, 2019.
Green Building Council Indonesia (GBCI), Greenship Rating Tools, 2020.
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Peraturan Menteri PUPR No. 2 Tahun 2015 tentang Bangunan Gedung Hijau, Jakarta, 2015.
Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, Peraturan Daerah Provinsi Sumatera Utara Nomor 2 Tahun 2013 tentang RTRW Provinsi Sumatera Utara 2013–2033, Medan, 2013.
A. F. Lubis, "Strategi Implementasi Arsitektur Hijau di Wilayah Perkotaan," Jurnal Desain dan Lingkungan, vol. 11, no. 1, pp. 27–36, 2021.
Pemerintah Kota Medan, Peraturan Wali Kota Medan Nomor 10 Tahun 2017 tentang Pedoman Pembangunan Bangunan Gedung Hijau, Medan, 2017.
M. Hidayat and N. Sihombing, "Hambatan Implementasi Kebijakan Green Building di Kota Medan," Prosiding Seminar Nasional Arsitektur Tropis, pp. 89–96, 2022.
K. Hutagaol, Pengelolaan Lingkungan Perkotaan Berbasis Teknologi, Jakarta: Penerbit Buku Indonesia, 2024.
A. Surachman, K. Hutagaol, dkk., Buku Ajar Sistem Informasi: Fondasi, Inovasi & Transformasi Menuju Era Digital, Banyumas: Ganesha Kreasi Semesta, 202
