PENILAIAN KERENTANAN INTRINSIK AIRTANAH TERHADAP PENCEMARAN DENGAN METODE SINTACS DI KOTA MANADO
DOI:
https://doi.org/10.53625/jirk.v5i6.11758Keywords:
Air Tanah, Pencemaran, Spasial, SINTACS, KerentananAbstract
Air tanah merupakan salah satu sumber air utama bagi masyarakat di Kota Manado, sehingga informasi mengenai tingkat kerentanannya terhadap pencemaran diperlukan untuk mendukung pengelolaan yang berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kerentanan airtanah di Kota Manado menggunakan metode SINTACS. Metode ini menerapkan tujuh parameter hidrogeologi yang kemudian diberikan nilai, bobot, dan skor dengan analisis spasial overlay untuk memperoleh indeks kerentanan. Hasil analisis menunjukkan bahwa wilayah Kota Manado didominasi oleh kelas kerentanan sedang (69,04%), kelas kerentanan rendah mencakup 27,62%, sedangkan kelas kerentanan tinggi hanya mencakup 3,34% dan umumnya berada di wilayah pesisir dan dataran rendah. Faktor yang paling berpengaruh adalah muka airtanah dangkal, laju infiltrasi tinggi, media akuifer permeabel, nilai konduktivitas hidrolik besar, serta topografi datar. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa beberapa area di Kota Manado berpotensi mengalami pencemaran airtanah sehingga memerlukan prioritas dalam perencanaan pengelolaan sumber daya air dan mitigasi lingkungan.
References
N. Anatoly, R. F. Lubis, H. Bakti, G. U. Nugraha, I. A. P. Paramitha And A. Ramdani, "A Comprehensive Review Of Current Studies On Groundwater Vulnerability In Indonesia," PIT IAGI Balikpapan, 2024.
M. Rabbi, F. Rohmat, F. Rohmat And D. Rohmat, "Mapping Potential And Groundwater Quality Using Geographical Information Systems Geographical (GIS) In Slum Areas In Manado City," In The 5th IGEOS: International Geography Seminar 2021, 2021.
T. K. Londa, F. F. Warouw And P. H. Pusung, "Mapping Of Waste Water Sources In The City Of Manado And Alternative Solutions," International Journal Of Recent Technology And Engineering (IJRTE), Vol. 8, No. 2s9, 2019.
S. N. E. Wibowo, G. E. Mamuaya And R. Djamaluddin, "Land Subsidence Analysis Of Reclaimed Land Using Time-Lapse Microgravity Anomaly In Manado, Indonesia," Forum Geografi, Vol. 32, No. 1, 2018.
N. D. Arianti, H. Siswoyo And M. Bisri, "Penilaian Tingkat Kerentanan Intrinsik Airtanah Terhadap Pencemaran Dengan Menggunakan Metode SINTACS Di Kecamatan Ngoro Kabupaten Jombang," Jurnal Sains Dan Edukasi Sains, Vol. 7, No. 2, 2024.
I. S. Ikenna, E. E. Chinedu And I. E. Chibuike, "A SINTACS GIS-Based Method For Assessing Groundwater Vulnerability In Sedimentary Aquifers, South-Eastern, Nigeria," Arabian Journal Of Geosciences, Vol. 14, No. 733, 2021.
I. Hamdan, A. Alshdaifat, M. Ibrahim, A. R. Al-Shabeeb, R. Al-Adamat And A. Al-Fugara, "A Dual-Method Assessment Of The Yarmouk Basin’s Groundwater Vulnerability Using SINTACS And Random Forest," Geosciences, Vol. 15, No. 11, 2025.
R. S. Andini, H. Siswoyo And R. Asmaranto, "Pemetaan Tingkat Kerentanan Airtanah Terhadap Pencemaran Berdasarkan Metode SINTACS Di Kecamatan Gudo Kabupaten Jombang," Jurnal Teslink : Teknik Sipil Dan Lingkungan, Vol. 7, No. 1, 2025.
S. Purnama And A. Cahyadi, "Groundwater Vulnerability To Pollution In Kasihan District, Bantul Regency, Indonesia," Forum Geografi, Vol. 33, No. 2, P. 142, 2019.
M. Civita And M. Maio, "Assessing And Mapping Groundwater Vulnerability To Contamination: The Italian “Combined” Approach," Geofísica Internacional Journal, Vol. 43, No. 004, Pp. 513-532, 2004.
E. Febriarta And D. I. Shofarini, "Penilaian Zona Kerentanan Airtanah Terhadap Pencemaran Dengan Metode SINTACS Di Ranai (Pulau Bunguran)," Jurnal Wilayah Dan Lingkungan, Vol. 9, No. 1, 2021.
