PEMBERDAYAAN UMKM MELALUI PENGUATAN STRATEGI ADAPTASI NON-KONFRONTATIF DALAM MENGHADAPI PERUBAHAN TATA RUANG KOTA DI KABUPATEN MAROS

  • Baginda Hamzah Departemen Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Hasanuddin
  • Abdullah Sanusi Departemen Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Hasanuddin
  • Rianda Ridho Hafizh Thaha Departemen Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Hasanuddin
  • Eka Sastra Departemen Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Hasanuddin
  • Andi Bella Oktavia Departemen Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Hasanuddin
  • Tenri Tajeng Departemen Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Hasanuddin
  • Ine Agustia Afriany Firmansyah Departemen Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Hasanuddin
  • Muhammad Fadhl Jafar Shadiq Departemen Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Hasanuddin
  • Aliyah Sakila Rasyidah Departemen Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Hasanuddin
  • Nur Annisa Departemen Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Hasanuddin
  • Novita Fitri Anggraeni Departemen Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Hasanuddin
  • Aura Puspa Fitriyani Departemen Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Hasanuddin

Keywords

Pemberdayaan UMKM, Strategi Adaptasi, Non-Konfrontatif, Perubahan Tata Ruang, Digital Marketing

Abstract

Kabupaten Maros menghadapi tantangan perubahan tata ruang kota yang berdampak langsung pada operasional UMKM lokal. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini berfokus pada pemberdayaan UMKM melalui penguatan strategi adaptasi non-konfrontatif dalam menghadapi dinamika perubahan ekonomi dan tata ruang. Tujuannya adalah memperkuat kapasitas teknis dan manajerial pelaku UMKM dalam mengembangkan ketahanan usaha yang adaptif dan berkelanjutan. Pendekatan yang digunakan meliputi pelatihan kewirausahaan, digital marketing, resilience without resistance, serta strategi bisnis dan mitigasi risiko. Strategi pelaksanaan dilakukan secara partisipatif dengan metode penyuluhan, pelatihan langsung, dan pendampingan berkelanjutan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman strategi adaptasi, keterampilan digital marketing, serta kesiapan peserta dalam menghadapi tantangan perubahan tata ruang kota, yang berkontribusi terhadap penguatan ketahanan dan daya saing UMKM di Kabupaten Maros

References

[1] Arianti, B. D. D., Wulandari, D., & Kristiawati, E. (2021). Pemberdayaan UMKM melalui pelatihan kewirausahaan dan manajemen keuangan di Kabupaten Brebes. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(1), 45-52. https://doi.org/10.30595/jpm.v2i1.8924

[2] Baron, D. P. (1995). Integrated strategy: Market and nonmarket components. California Management Review, 37(2), 47-65. https://doi.org/10.2307/41165788

[3] BPS Sulawesi Selatan. (2023). Produk Domestik Regional Bruto Provinsi Sulawesi Selatan menurut Lapangan Usaha 2018-2022. Makassar: Badan Pusat Statistik Provinsi Sulawesi Selatan.

[4] Dahles, H., & Susilowati, T. P. (2015). Business resilience in times of growth and crisis. Annals of Tourism Research, 51, 34-50. https://doi.org/10.1016/j.annals.2015.01.002

[5] Etzkowitz, H., & Leydesdorff, L. (2000). The dynamics of innovation: From National Systems and "Mode 2" to a Triple Helix of university–industry–government relations. Research Policy, 29(2), 109-123. https://doi.org/10.1016/S0048-7333(99)00055-4

[6] Handayani, S., Widiyanto, I., & Suryoko, S. (2021). Pelatihan digital marketing untuk meningkatkan penjualan UMKM di Kelurahan Tegalsari Semarang. Jurnal Pasopati, 3(2), 95-103. https://doi.org/10.15294/pasopati.v3i2.48562

[7] Herbane, B. (2010). Small business research: Time for a crisis-based view. International Small Business Journal, 28(1), 43-64. https://doi.org/10.1177/0266242609350804

[8] Hudakova, M., Masar, M., & Luskova, M. (2017). The dependence of perceived business risks on the size of SMEs. Journal of Competitiveness, 10(4), 54-69. https://doi.org/10.7441/joc.2018.04.04

[9] Jacoby, B. (2015). Service-learning essentials: Questions, answers, and lessons learned. San Francisco: Jossey-Bass.

[10] Kementerian Koperasi dan UKM. (2021). Perkembangan data usaha mikro, kecil, menengah (UMKM) dan usaha besar (UB) tahun 2018-2019. Jakarta: Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Republik Indonesia.

[11] Knowles, M. S., Holton III, E. F., & Swanson, R. A. (2014). The adult learner: The definitive classic in adult education and human resource development (8th ed.). London: Routledge.

[12] Kristiyanti, M. (2012). Peran strategis usaha kecil menengah (UKM) dalam pembangunan nasional. Majalah Ilmiah Informatika, 3(1), 63-89.

[13] Lawton, T., McGuire, S., & Rajwani, T. (2013). Corporate political activity: A literature review and research agenda. International Journal of Management Reviews, 15(1), 86-105. https://doi.org/10.1111/j.1468-2370.2012.00337.x

[14] Mellahi, K., Frynas, J. G., Sun, P., & Siegel, D. (2016). A review of the nonmarket strategy literature: Toward a multi-theoretical integration. Journal of Management, 42(1), 143-173. https://doi.org/10.1177/0149206315617241

[15] Nugroho, A. T., & Wijayanti, R. (2022). Pemberdayaan UMKM melalui pelatihan manajemen usaha partisipatif di Kabupaten Sleman Yogyakarta. BERDIKARI: Jurnal Inovasi dan Penerapan Ipteks, 10(1), 56-65. https://doi.org/10.18196/bdr.v10i1.13456

[16] Prihandoyo, S. (2018). Pemberdayaan UMKM melalui pendampingan berkelanjutan untuk meningkatkan daya saing di era digital. Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat, 2(2), 267-274. https://doi.org/10.30595/jppm.v2i2.2940

[17] Purwana, D., Rahmi, R., & Aditya, S. (2017). Pemanfaatan digital marketing bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kelurahan Malaka Sari, Duren Sawit. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Madani, 1(1), 1-17. https://doi.org/10.21009/JPMM.001.1.01

[18] Rahmana, A., Iriani, Y., & Octavia, A. (2012). Strategi pengembangan usaha kecil menengah sektor industri pengolahan. Jurnal Teknik Industri, 13(1), 14-21.

[19] Sari, M., & Yuniarti, R. (2019). Pelatihan manajemen risiko usaha bagi pelaku UMKM di Kecamatan Sukun Kota Malang. Jurnal Dedikasi, 16(2), 89-96. https://doi.org/10.22219/dedikasi.v16i2.9845

[20] Tambunan, T. (2019). The impact of the economic crisis on micro, small, and medium enterprises and their crisis mitigation measures in Southeast Asia with reference to Indonesia. Asia & the Pacific Policy Studies, 6(1), 19-39. https://doi.org/10.1002/app5.264

[21] Utami, S. S., Farida, I., & Dewi, R. S. (2020). Pelatihan e-commerce untuk meningkatkan daya saing UMKM di Kota Surakarta. SEMAR: Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni bagi Masyarakat, 9(1), 30-38. https://doi.org/10.12962/j26139960.v9i1.6890

[22] Wahyuni, E. S., Rahayu, M., & Sumiati, S. (2023). Pemberdayaan UMKM melalui pelatihan kewirausahaan dan pemasaran digital di Kabupaten Sidoarjo. Jurnal Dedikasi Masyarakat, 6(1), 112-121. https://doi.org/10.30587/jdm.v6i1.4892

[23] Williams, T. A., Gruber, D. A., Sutcliffe, K. M., Shepherd, D. A., & Zhao, E. Y. (2017). Organizational response to adversity: Fusing crisis management and resilience research streams. Academy of Management Annals, 11(2), 733-769. https://doi.org/10.5465/annals.2015.0134

2026-04-20