ANALISIS WORK-LIFE BALANCE DAN STRES KERJA TERHADAP KINERJA DENGAN BURNOUT SEBAGAI VARIABEL MEDIASI (Studi pada Perawat di RSUDP NTB)

Authors

  • Novita Ana Anggraini Program Studi S3 Kesehatan Masyarakat, Universitas Strada Indonesia
  • Andang Sari Program Studi S3 Kesehatan Masyarakat, Universitas Strada Indonesia
  • Muh. Emilia Sa'di Rasyid Program Studi S3 Kesehatan Masyarakat, Universitas Strada Indonesia

Keywords:

Work–Life Balance, Stres Kerja, Burnout, Kinerja Perawat, Dinas Kesehatan Provinsi NTB

Abstract

Praktik penunjang disertasi ini dilaksanakan di Dinas Kesehatan Provinsi Nusa Tenggara Barat sebagai lembaga pembina dan pengendali tata kelola sumber daya manusia rumah sakit daerah, dengan fokus pada perawat RSUD Provinsi NTB. Tujuan praktik ini adalah mengembangkan model peningkatan kinerja perawat melalui work–life balance dan pengelolaan stres kerja dengan burnout sebagai variabel mediasi. Metode yang digunakan meliputi pengkajian sistem pembinaan, analisis Fishbone, penentuan prioritas masalah menggunakan USG, serta analisis SWOT sebagai dasar perumusan intervensi. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa tingginya burnout dan menurunnya kinerja perawat bukan hanya disebabkan oleh faktor individu, tetapi merupakan akibat dari belum optimalnya sistem pembinaan work–life balance dan pengelolaan stres kerja yang dikendalikan oleh Dinas Kesehatan Provinsi NTB. Ketiadaan sistem terintegrasi menyebabkan kesejahteraan kerja perawat tidak terkelola secara sistemik. Sebagai solusi dikembangkan Provincial Work–Life Balance and Burnout Management System (PWLB–BMS–NTB), yaitu model pembinaan work–life balance dan pengelolaan stres kerja berbasis pengendalian burnout yang dikendalikan oleh Dinas Kesehatan Provinsi NTB. Implementasi model ini menunjukkan penurunan burnout dan peningkatan kinerja perawat RSUD Provinsi NTB. Praktik ini menegaskan bahwa penguatan peran Dinas Kesehatan sebagai pembina kesejahteraan dan kesehatan mental tenaga kesehatan merupakan kunci dalam membangun kinerja perawat rumah sakit daerah yang berkelanjutan

References

Allen, T. D., Herst, D. E. L., Bruck, C. S., & Sutton, M. (2000). Consequences associated with work–family conflict. Journal of Occupational Health Psychology, 5(2), 278–308.

Bakker, A. B., & Demerouti, E. (2007). The Job Demands–Resources model. Journal of Managerial Psychology, 22(3), 309–328.

Maslach, C., & Leiter, M. P. (2016). Burnout. Wiley.

Maslach, C., Schaufeli, W. B., & Leiter, M. P. (2001). Job burnout. Annual Review of Psychology, 52, 397–422.

Greenhaus, J. H., & Allen, T. D. (2011). Work–family balance. In S. Zedeck (Ed.), APA handbook of industrial and organizational psychology (pp. 165–183). American Psychological Association.

Eisenberger, R., Huntington, R., Hutchison, S., & Sowa, D. (1986). Perceived organizational support. Journal of Applied Psychology, 71(3), 500–507.

Ishikawa, K. (1985). What is total quality control? The Japanese way. Prentice Hall.

Judge, T. A., & Kammeyer-Mueller, J. D. (2012). Job attitudes. Annual Review of Psychology, 63, 341–367.

Kotter, J. P. (2012). Leading change. Harvard Business Review Press.

Luthans, F. (2011). Organizational behavior (12th ed.). McGraw-Hill.

Mintzberg, H. (2009). Managing. Berrett-Koehler.

Porter, M. E. (1980). Competitive strategy. Free Press.

Porter, M. E. (2008). The five competitive forces that shape strategy. Harvard Business Review, 86(1), 78–93.

Robbins, S. P., & Judge, T. A. (2017). Organizational behavior (17th ed.). Pearson.

Schein, E. H. (2010). Organizational culture and leadership (4th ed.). Jossey-Bass.

Sugiyono. (2020). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

World Health Organization. (2021). Mental health at work. WHO.

World Health Organization. (2022). Health workforce policy and management. WHO.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022). Pedoman pembinaan sumber daya manusia rumah sakit daerah. Kemenkes RI.

BPJS Kesehatan. (2023). Pedoman mutu dan keselamatan pasien. BPJS Kesehatan Republik Indonesia.

Downloads

Published

2026-03-05

How to Cite

Novita Ana Anggraini, Andang Sari, & Muh. Emilia Sa'di Rasyid. (2026). ANALISIS WORK-LIFE BALANCE DAN STRES KERJA TERHADAP KINERJA DENGAN BURNOUT SEBAGAI VARIABEL MEDIASI (Studi pada Perawat di RSUDP NTB). J-ABDI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(10), 3039–3056. Retrieved from https://mail.bajangjournal.com/index.php/J-ABDI/article/view/12477

Issue

Section

Articles