MENGHIDUPKAN INGATAN, MENATA ULANG WISATA: REVITALISASI WISATA BUNTU BARANA’
Keywords:
Buntu Barana’, Teknologi Digital, Revitalisasi, WisataAbstract
Buntu Barana’ adalah kawasan berbukit di Toraja Utara yang memiliki sejarah penting, tapi kini mulai terlupakan. Artikel ini bertujuan untuk membahas bagaimana kawasan Buntu Barana’ dapat diperbaiki dan dikembangkan menjadi tempat wisata sejarah yang menarik dengan bantuan teknologi digital. Metode yang digunakan adalah pengumpulan data melalui wawancara dengan warga setempat, pengamatan langsung, serta pemanfaatan website resmi Kelurahan sebagai media untuk memperkenalkan dan melestarikan cerita dan budaya di kawasan ini. Hasilnya menunjukkan bahwa dengan adanya website Kelurahan Buntu Barana’, masyarakat dan pengunjung bisa lebih mudah mengenal sejarah dan keunikan tempat ini. Digitalisasi membantu memperkuat peran masyarakat dalam menjaga dan membangun kembali identitas wilayahnya serta menjadikan wisata sejarah bukan hanya sekadar tempat melihat, tapi juga sebagai ruang pembelajaran dan refleksi. Revitalisasi Buntu Barana’ yang menggabungkan teknologi dan partisipasi warga membuat pengembangan wisata jadi lebih adil dan berkelanjutan. Artikel ini menekankan pentingnya kerja sama antara pelestarian budaya, teknologi, dan masyarakat lokal agar Buntu Barana’ bisa menjadi salah satu tempat wisata unggulan dan dikenal luas sebagai warisan sejarah di Kelurahan Buntu Barana’.
References
Bachtiar Hafid. "Revitalisasi Benteng 'Fort Rotterdam' di Makassar." Kompasiana.com, 26 Juni 2015.
Fira Gani & Kasman Renyaan. "Revitalisasi Benteng Revenge sebagai Objek Wisata Sejarah di Pulau Ay, Kepulauan Banda." Banda Historia: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Studi Budaya, Vol. 1, No. 2, November 2023.
Goenawan monoharto, “Toraja dalam sejuta Pesona”, 26 Juni 1988.
Haryanto, Dwi. Pelestarian dan Pengembangan Wisata Budaya. Yogyakarta: Pustaka Edukasi, 2019.
Jauhar, Setijanti, Hayati. "Revitalisasi Kawasan Cagar Budaya dengan Pendekatan Pariwisata Berkelanjutan, Studi Kasus: Benteng Tindoi, Kab. Wakatobi." Jurnal Arsitektur Zonasi, Vol. 4, No. 3, Oktober 2021.
Kusuma, Andi. Pendekatan Strategis dalam Revitalisasi Wisata Budaya. Jakarta: Rajawali Pers, 2018.
Moleong, Lexy J. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya, 2014
Parea Rusan Rangan, Hans L., Risa L., A.Khaeruni, Minson S., Romy E., Infrastruktur Hijau Dan Ekonomis Berbasis Teknologi Geopolimer Untuk Perkuatan Lereng Pencegah Longsor Di Daerah Rawan Longsor Di Kelurahan Tallang Sura, Toraja Utara, RESONA: Jurnal Ilmiah Pengabdian Masyarakat, 2024.
Srisetyawanie Bandaso, Simon Ruruk, Sintike Mangngemba. "Pengembangan Objek Wisata Benteng Pong Tiku di Lembang Rindingallo oleh Mahasiswa KKN-T." Community Development Journal, Vol. 5 No. 6, 2024.
Timothy, D.J. (2011). Cultural Heritage and Tourism: An Introduction. Channel View Publications.
Ulva, Nurfajriani. “Revitalisasi Kawasan Bersejarah Sebagai Objek Wisata di Kecamatan Somba Opu Kabupaten Gowa.” Skripsi, Universitas Islam Negeri Alauddin, 2023.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







