DETEKSI DINI SARKOPENIA DAN KONSULTASI GIZI PADA LANSIA DALAM RANGKA HARI LANSIA NASIONAL DI KOTA BUKITTINGGI

Authors

  • Beti Musparlina Progam Studi Gizi Universitas Mohammad Natsir Bukittinggi
  • Lilis Suryani Universitas Mohammad Natsir
  • Sucita Lestari Natalina Progam Studi Gizi Universitas Mohammad Natsir Bukittinggi
  • Fitri Yenni Progam Studi Gizi Universitas Mohammad Natsir Bukittinggi
  • Shinta Shinta Progam Studi Gizi Universitas Mohammad Natsir Bukittinggi
  • Fathia Maulida Progam Studi Gizi Universitas Mohammad Natsir Bukittinggi
  • Faiz Nur Hanum Progam Studi Gizi Universitas Mohammad Natsir Bukittinggi
  • Syukra Alhamda Poltekkes Kemenkes Padang

Keywords:

Lansia, Sarkopenia, Deteksi Dini, Konsultasi Gizi, Status Gizi

Abstract

Sarkopenia merupakan masalah kesehatan lansia yang sering tidak terdeteksi dan berdampak pada penurunan kemandirian. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan melakukan deteksi dini sarkopenia dan memberikan konsultasi gizi pada lansia di Kota Bukittinggi. Metode kegiatan meliputi pengukuran antropometri, kekuatan genggam tangan menggunakan handgrip dynamometer, analisis komposisi tubuh, serta konsultasi gizi dan edukasi kelompok. Sebanyak 59 lansia mengikuti kegiatan ini, dengan hasil menunjukkan 44,1% lansia berisiko sarkopenia, 54,2% memiliki IMT ≥25, dan 71,2% memiliki kekuatan genggam rendah. Kegiatan ini meningkatkan kesadaran lansia terhadap kondisi kesehatannya serta pentingnya asupan gizi dan aktivitas fisik. Deteksi dini sarkopenia disertai konsultasi gizi berpotensi menjadi strategi preventif yang efektif di tingkat komunitas.

References

Badan Pusat Statistik. (2024). Jumlah penduduk menurut kelompok umur dan jenis kelamin di Kota Bukittinggi. BPS Kota Bukittinggi.

Chen, L. K., Woo, J., Assantachai, P., et al. (2020). Asian Working Group for Sarcopenia: 2019 consensus update on sarcopenia diagnosis and treatment. Journal of the American Medical Directors Association, 21(3), 300–307.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2025). Hari Lanjut Usia Nasional. Kemenkes RI.

Mukaromah, S., & Rusdi. (2021). Pemberdayaan masyarakat dalam pencegahan penyakit kronis. Jurnal Pengabdian Masyarakat.

Nisak, R., Wahyuningsih, U., & Lestari, R. (2018). Deteksi dini dan edukasi gizi pada lansia sebagai upaya pencegahan penyakit degeneratif. Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan.

Riviati, N., et al. (2025). Faktor yang berhubungan dengan massa dan kekuatan otot pada lansia. Jurnal Penyakit Dalam Indonesia.

Setiati, S., Laksmi, P. W., Aryana, I. G. P. S., et al. (2019). Frailty state among Indonesian elderly: Associated factors and frailty status transition. BMC Geriatrics, 19(1), 1–10.

Downloads

Published

2026-02-04

How to Cite

Beti Musparlina, Suryani, L., Sucita Lestari Natalina, Fitri Yenni, Shinta, S., Fathia Maulida, … Syukra Alhamda. (2026). DETEKSI DINI SARKOPENIA DAN KONSULTASI GIZI PADA LANSIA DALAM RANGKA HARI LANSIA NASIONAL DI KOTA BUKITTINGGI. J-ABDI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(9), 2763–2770. Retrieved from https://mail.bajangjournal.com/index.php/J-ABDI/article/view/12372