MEMBANGUN IMUNITAS PERILAKU: SOSIALISASI ANTI-ROKOK SEBAGAI UPAYA PERLINDUNGAN DINI REMAJA DARI DAMPAK TBC (SMP BENTENG GADING)

Authors

  • Hermanus Ehe Hurit Program Studi Farmasi Universitas Esa Unggul
  • Antonius Dewanto Purnomo Program Studi Farmasi Universitas Esa Unggul
  • Imanuel Imanuel Program Studi Farmasi Universitas Esa Unggul
  • Yasmin Zabarij Program Studi Farmasi Universitas Esa Unggul
  • Widyan Dana Dwi Ratri Conita Program Studi Farmasi Universitas Esa Unggul
  • Reza Apriliani Program Studi Farmasi Universitas Esa Unggul
  • Pingkan Febriana Program Studi Farmasi Universitas Esa Unggul
  • Eva Mardiana Ompusunggu Program Studi Farmasi Universitas Esa Unggul
  • Anggi Nuraini Program Studi Farmasi Universitas Esa Unggul
  • Nanda Dwi Septiani Putri Program Studi Farmasi Universitas Esa Unggul
  • Pingkan Irlanda Program Studi Farmasi Universitas Esa Unggul
  • Refo Ananta Lim Program Studi Farmasi Universitas Esa Unggul
  • Devina Elsha Dominica Zebua Program Studi Farmasi Universitas Esa Unggul

Keywords:

Bahaya Merokok, Siswa SMP, dan Penyuluhan Kesehatan

Abstract

Perilaku merokok masih menjadi permasalahan serius di Indonesia, terutama pada kalangan remaja. Menurut laporan WHO, jumlah perokok aktif di dunia mencapai 62,8 juta jiwa, dan Indonesia menempati urutan ketiga dengan prevalensi 46,8% pada laki-laki dan 3,1% pada perempuan. Data nasional menunjukkan prevalensi merokok pada remaja usia 10–18 tahun meningkat dari 7,2% pada tahun 2013 menjadi 9,1% pada tahun 2018, dengan sebagian besar perokok pemula mulai merokok sebelum usia 19 tahun. Kondisi ini menunjukkan bahwa perilaku merokok pada remaja terus meningkat meskipun dampak buruknya telah diketahui secara luas. Rokok mengandung lebih dari 4000 senyawa kimia, di antaranya 400 zat berbahaya dan 43 zat bersifat karsinogenik, yang menimbulkan risiko penyakit kronis hingga kematian, baik bagi perokok aktif maupun pasif. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah sosialisasi tentang bahaya merokok, serta simulasi menolak ajakan merokok dari teman sebaya. Selain itu, dilakukan pre-test dan post-test melalui kuesioner untuk mengukur tingkat pengetahuan dan kesadaran siswa sebelum dan sesudah kegiatan sosialisasi. Kegiatan dilaksanakan di SMP Benteng Gading, Kampung Belakang, Kelurahan Kamal, Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat, dengan melibatkan siswa dan guru sebagai mitra utama. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan kesadaran siswa mengenai bahaya rokok. Sebelum penyuluhan, seluruh responden (100%) sudah mengetahui bahwa rokok mengandung zat berbahaya, dan setelah penyuluhan 95% tetap menunjukkan pemahaman tersebut. Sikap negatif terhadap anggapan bahwa merokok itu keren meningkat dari 95,7% menjadi 95% pasca penyuluhan. Perilaku mencoba merokok juga menunjukkan perbaikan, di mana sebelum penyuluhan 13% siswa pernah mencoba merokok, sedangkan setelah penyuluhan 95% menyatakan tidak ingin mencoba. Pemahaman bahwa asap rokok berbahaya bagi orang lain meningkat dari 95,7% menjadi 100%. Pengetahuan tentang risiko ketergantungan juga meningkat signifikan dari 73,9% menjadi 95%. Selain itu, komitmen untuk hidup sehat tanpa rokok tetap tinggi, yaitu 95,7% sebelum penyuluhan dan 95% setelahnya. Program ini mendapat dukungan penuh dari pihak sekolah, yang ditandai dengan keterlibatan aktif guru dalam pengawasan serta komitmen untuk melanjutkan sosialisasi secara berkelanjutan. Dengan demikian, kegiatan pengabdian masyarakat ini tidak hanya bermanfaat dalam aspek kesehatan, tetapi juga mendukung upaya pemerintah dalam menekan angka perokok pemula dan melindungi generasi muda dari dampak buruk rokok.

References

World Health Organization, WHO Report on the Global Tobacco Epidemic, 2021: Addressing New and Emerging Products (Geneva: World Health Organization, 2021).

World Health Organization, Global Youth Tobacco Survey (GYTS) Indonesia Report 2019 (Geneva: World Health Organization, 2020).

Andita Marieta and Kania Lestari, "Narrative Review: Rokok dan Berbagai Masalah Kesehatan yang Ditimbulkannya," Farmaka 18 (2021).

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Petunjuk Teknis Upaya Berhenti Merokok pada Fasilitas Pelayanan Kesehatan Primer, Edisi II (Jakarta: Kementerian Kesehatan RI, 2016).

Sitti Hasna Wati, Bahtiar, and Dewi Anggraini, "Dampak Merokok Terhadap Kehidupan Sosial Remaja (Studi di Desa Mabodo Kecamatan Kontunaga Kabupaten Muna)," Neo Societal 3, no. 2 (2018): 503–9.

Budi Kurniawan and M. S. Ayu, "Analisis Pengetahuan dengan Perilaku Merokok pada Remaja," JUMANTIK (Jurnal Ilmiah Penelitian Kesehatan) 8, no. 2 (2023), https://doi.org/10.30829/jumantik.v8i2.14536.

Gusti Parawansa and F. Z. Nasution, "Konformitas Teman Sebaya dengan Perilaku Merokok pada Remaja Laki-laki," Educativo: Jurnal Pendidikan 1, no. 2 (2022): 630–36.

N. P. Oktania, B. Widjarnako, and Z. Shaluhiyah, "Penyebab Perilaku Merokok pada Remaja," Jambura Health and Sport Journal 5, no. 1 (2023): 85–92.

M. Fadlih, N. Aeni, and F. H. S. Sally, "Edukasi Bahaya Perokok Pasif di Kalangan Remaja," Jurnal Gembira: Pengabdian Kepada Masyarakat 2, no. 2 (2024): 585–93.

H. Umar and E. Masnawati, "Peran Lingkungan Sekolah dalam Pembentukan Identitas Remaja," Jurnal Kajian Pendidikan Islam (2024): 191–204.

Herawati, "Bahan yang Mengandung Zat Adiktif pada Produk Rokok dan Dampaknya Terhadap Kesehatan," Prosiding Seminar Nasional XIX ‘Kimia dalam Industri dan Lingkungan’ 11, no. 1 (2010).

G. L. Prasetyo, S. E. Fitriani, D. P. Sihotang, and A. Zulkania, "Potensi Kandungan Aseton dari Limbah Puntung Rokok," Khazanah: Jurnal Mahasiswa 10, no. 2 (2018).

D. Akmal, B. Widjanarko, and P. Nugraha, "Sikap Mempengaruhi Niat Berhenti Merokok pada Remaja SMA di Kota Bima," Jurnal Promosi Kesehatan Indonesia 12, no. 1 (2017): 78–91.

Downloads

Published

2025-12-05

How to Cite

Hermanus Ehe Hurit, Antonius Dewanto Purnomo, Imanuel, I., Yasmin Zabarij, Widyan Dana Dwi Ratri Conita, Reza Apriliani, … Devina Elsha Dominica Zebua. (2025). MEMBANGUN IMUNITAS PERILAKU: SOSIALISASI ANTI-ROKOK SEBAGAI UPAYA PERLINDUNGAN DINI REMAJA DARI DAMPAK TBC (SMP BENTENG GADING). J-ABDI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(7), 2077–2090. Retrieved from https://mail.bajangjournal.com/index.php/J-ABDI/article/view/11848