PENGUATAN LITERASI DIGITAL INKLUSI BAGI KADER DI KELUARGA DIFABEL PINILIH YOGYAKARTA

Authors

  • Rila Setyaningsih Universitas Mercu Buana Yogyakarta
  • Felicciana Yayi Amanova Universitas Mercu Buana Yogyakarta
  • Rahma Novita Alim Putri Universitas Mercu Buana Yogyakarta

DOI:

https://doi.org/10.53625/jabdi.v5i6.11741

Keywords:

Difabel, Hoaks, Inklusi, Literasi Digital, Penipuan Online

Abstract

Literasi digital yang inklusif bagi Forum Keluarga Difabel Pinilih di Kapanewon Sedayu masih menghadapi sejumlah tantangan. Permasalahan utama yang ditemukan terletak pada dua klaster, yaitu bidang pengetahuan dan bidang sosial. (1) Pengetahuan dan pemahaman mitra mengenai konsep, manfaat, dan praktik literasi digital yang aman dan kritis masih minim. (2) Rendahnya keterampilan kader dalam menyampaikan materi literasi digital, termasuk kurangnya rasa percaya diri ketika berperan sebagai fasilitator bagi kelompok difabel lainnya. Berdasarkan kondisi tersebut, program pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dengan tujuan untuk meningkatkan kapasitas literasi digital kader Forum Keluarga Difabel Pinilih melalui pendekatan edukatif dan partisipatif. Metode yang digunakan meliputi pelatihan kader literasi digital, fasilitasi media pendukung pembelajaran, serta pendampingan kegiatan sosialisasi literasi digital oleh para kader. Kegiatan diikuti oleh anggota forum keluarga pinilih, perwakilan dari empat kalurahan di Kapanewon Sedayu. Dari 15 peserta kemudian diambil 5 orang untuk menjadi kader yang siap menjadi peer mentor literasi digital. Materi pelatihan mencakup identifikasi dan pencegahan hoaks serta penipuan digital, serta teknik komunikasi efektif dalam menyampaikan materi literasi digital kepada masyarakat difabel. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan 5 kader tersebut sebesar 27,6% berdasarkan hasil pretest dan posttest. Selain itu, para peer mentor berhasil melaksanakan kegiatan lanjutan dengan menjadi fasilitator literasi digital bagi kelompok difabel lainnya di Kalurahan Argorejo dan Argosari. Dapat disimpulkan bahwa kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berhasil memperkuat pemahaman literasi digital sekaligus meningkatkan keterampilan komunikasi kader Pinilih. Peningkatan tersebut menunjukkan keberhasilan program dalam membangun kemandirian kader difabel sebagai agen literasi digital yang inklusif dan berkelanjutan di wilayah Sedayu.

References

Admin Sedayu. (2021). “Pinilih Sedayu Mengadvokasi Pembentukan Difabel Tingkat Desa”. Link akses https://parokisedayu.org/pinilih-sedayu-mengadvokasi-pembentukan-difabel-tingkat- desa/ diakses pada 23 Februari 2024.

Ajis, Abdul. (2023). “Merajut Harapan Potret Pemberdayaan Difabel Pinilih Sedayu”.

Arianto, B. (2021). Pandemi Covid-19 dan transformasi budaya digital di Indonesia. Titian: Jurnal Ilmu Humaniora, 5 (2), 233-250.

Asari, A., Kurniawan, T., Ansor, S., & Putra, A. B. N. R. (2019). Kompetensi literasi digital bagi guru dan pelajar di lingkungan sekolah kabupaten Malang. BIBLIOTIKA: Jurnal Kajian Perpustakaan Dan Informasi, 3 (2), 98-104.

Astuti, S.I., Prananingrum, E.N., Rahmiaji, L.R., Nurhajati, L., Lotulung, L.J.H., & Kurnia, N. (2021). “Budaya Bermedia Digital. Jakarta: Kementerian Komunikasi dan Informatika, Japelidi, Siberkreasi”. Modul Literasi Digital Siberkreasi.

Chamdi, Hilal. (2022). “MTs/MA Muhammadiyah Yanggong Gelar Seminar Sahabat Reog Cakap Digital”. Link akses https://pwmu.co/250068/08/01/mts-ma-muhammadiyah-yanggong-gelar-seminar-sahabat-reog-cakapdigital/ diakses pada 23 Februari 2024.

Darimis, D., Ummah, S. S., Salam, A., Nugraha, A. R., & Jamin, N. S. (2023). Edukasi Literasi Digital Era Cybernetics Dalam Meminimalisir Penyalahgunaan Media Sosial Bagi Anak Di Pinggiran Kota.Journal Of Human And Education (JAHE),3 (2), 372-379.

Farid, A. (2023). Literasi Digital Sebagai Jalan Penguatan Pendidikan Karakter Di Era Society 5.0. Cetta: Jurnal Ilmu Pendidikan, 6 (3), 580-597

Fathiyah, L., & Yarti, I. (2022). Analisis pemanfaatan platform zoom dengan kemampuan literasi digital pada siswa kelas V Sekolah Dasar. Jurnal Cakrawala Pendas, 8 (3), 746-757.

Giroux, H., Thompson, A., & Williams, M. (2022). Transformative pedagogy in the digital age: Reimagining critical learning. New York, NY: Routledge.

Global Cybersecurity Alliance. (2024). Digital literacy and community resilience report. Washington, DC: Global Cybersecurity Press.

Hanik, E. U. (2020). Self directed learning berbasis literasi digital pada masa pandemi covid-19 di Madrasah Ibtidaiyah. ELEMENTARY: Islamic Teacher Journal, 8 (1), 183.

Isabella, I., Iriyani, A., & Lestari, D. P. (2023). Literasi Digital sebagai Upaya Membangun Karakter Masyarakat Digital. Jurnal Pemerintahan Dan Politik, 8 (3), 167-172.

Kaplan, S., Martinez, E., & Thompson, R. (2024). Universal design in digital inclusive education: Expanding paradigms of learning accessibility. Educational Technology Research, 58(3), 245-267.

Nakamura, K., Suzuki, H., & Chen, W. (2024). Community-based knowledge diffusion models: Accelerating digital social change. Knowledge Management Quarterly, 62(1), 45-67.

Poerwanti, Sari Dewi; Makmun, Sukron; Dewantara, Amhar Davi. (2024). Jalan Panjang Menuju Inklusi Digital Bagi Penyandang Disabilitas di Indonesia. Journal of Urban Sociology, Vol 7 No 1.

Putri, Nayla Meylani; Listianawati, Widya; Rachman, Ichsan Fauzi. (2024). Pengaruh Literasi Digital Terhadap Pemberdayaan Masyarakat Dalam Konteks SGDS 2030. Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia, Vol. 1, No. 3 April 2024, Hal. 349-360.

Rumata, V. M., & Nugraha, D. A. (2020). Rendahnya tingkat perilaku digital ASN kementerian kominfo: Survei literasi digital pada instansi pemerintah.Jurnal Studi Komunikasi, 4 (2), 467-484.

Setyaningsih, Rila dan Utama, Shoffin Nahwa. (2022). “Pendampingan Literasi Digital Untuk Pengembangan Kelompok Informasi Masyarakat Desa Biting”. J-Abdi, Vol.1., No12.

Setyaningsih, Rila; Amanova, Felicciana Yayi; Adha, Ikhsan Fauzi. 2025. Edukasi Literasi Digital Inklusi Bagi Forum keluarga Difabel Pinilih Sedayu Bantul Yogyakarta. J-Abdi Vol 4 No. 8, Halaman 1305-1315.

Setyaningsih, Rila; Prihantoro, Edy; Hustinawaty dan Abdullah. (2019). “Model Penguatan Literasi Digital Melalui Pemanfaatan E-Learning”. Jurnal Aspikom, 3 (6), 1200-1214.

Sutrisna, I. P. G. (2020). Gerakan literasi digital pada masa pandemi covid-19. Stilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Seni, 8 (2), 269-283

Wawancara tim pengusul bersama ketua forum keluarga difabel Pinilih (Maria Tri Suhartini, S.E), 2024.

Wong, L., & Lee, T. (2023). Sign language as an empowerment instrument: Transformative learning experiences for hearing-impaired individuals. Journal of Inclusive Education, 37(4), 89-110.

World Digital Inclusion Council. (2024). Holistic Digital Literacy: Global Perspectives and Strategies. Geneva, Switzerland: WDIC Publications.

Downloads

Published

2025-11-17

How to Cite

Rila Setyaningsih, Felicciana Yayi Amanova, & Rahma Novita Alim Putri. (2025). PENGUATAN LITERASI DIGITAL INKLUSI BAGI KADER DI KELUARGA DIFABEL PINILIH YOGYAKARTA . J-ABDI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(6), 1945–1954. https://doi.org/10.53625/jabdi.v5i6.11741